Share

Ini Alasan Pertamax Harus Disubsidi

Oktiani Endarwati, Koran SI · Jum'at 24 Desember 2021 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2522238 ini-alasan-pertamax-harus-disubsidi-6A2njEuYIX.jpg Pertamax Bakal Disubsidi? (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah diusulkan untuk nemberikan subsidi untuk BBM jenis Pertamax jika Premium dan Pertalite dihapus pada 2022.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, untuk beralih ke BBM yang lebih ramah lingkungan membutuhkan waktu dan kesiapan dari masyarakat. Pemerintah juga perlu melihat kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat.

"Kalaupun memang Pertalite ini dihapuskan, pemerintah bisa memberikan subsidi terlebih dahulu kepada masyarakat. Bentuk skema subsidi yang diberikan misalnya dengan skema subsidi tetap seperti yang saat ini diberikan kepada solar subsidi. Tinggal dihitung berapa jumlah yang yang akan diberikan kepada masyarakat untuk pertamax ini," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga: BBM Premium-Pertalite Dihapus, Pertamax Bakal Disubsidi?

Mamit melanjutkan, saat ini masyarakat juga sudah banyak yang beralih ke Pertalite yang memiliki RON sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan Premium tapi dari sisi harga juga masih cukup terjangkau.

Meskipun sebenarnya, jika mengacu kepada harga keekonomian untuk Pertalite itu selisihi dengan Pertamax harganya hanya Rp100 per liter. Berdasarkan perhitungan, seharusnya harga Pertamax adalah Rp11.600, sedangkan Pertalite Rp11.500.

"Ini sebenarnya menjadi beban bagi Pertamina ketika harga Pertalite tidak menyesuaikan ataupun tidak sesuai dengan keekonomian. Tetapi saya kira saat ini pun sudah dibahas dengan Kementerian ESDM dan juga pemerintah terutama bagaimana nanti ke depan ketika premium ini dihapuskan, maka Pertamina akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah terkait dengan masalah konsumsi Pertalite," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih mengatakan, Indonesia kini memasuki masa transisi di mana Premium (RON 88) akan digantikan dengan Pertalite (RON 90).

Pemerintah juga tengah menyusun roadmap BBM ramah lingkungan di mana nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM yang kualitasnya lebih baik. "Ada masa di mana Pertalite harus dry, harus shifting dari Pertalite ke Pertamax. Proses shifting Pertalite ke Pertamax ini juga menjadi salah satu bahasan agar peralihan ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Sehingga kita juga mencermati volume Pertalite yang harus disediakan untuk masyarakat," jelas Soerja.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini