Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ngeri! Ada Calo Sertifikasi TKDN, Begini Modusnya

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Rabu, 29 Desember 2021 |14:36 WIB
Ngeri! Ada Calo Sertifikasi TKDN, Begini Modusnya
Menperin (Foto: Dok Kemenperin)
A
A
A

JAKARTA - Praktek calo menghantui proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kepada pelaku usaha. Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang.

"Saya mendengar laporan bahwa beredar calo-calo TKDN," kata Menperin dalam jumpa pers Kinerja Sektor Industri 2021 dan Outlook 2022, Rabu (29/12/2021).

Pemalsuan ini dilakukan oleh calo-calo tak bertanggung jawab yang ingin mencari keuntungan sepihak. Pihak calo berani memalsukan data TKDN pelaku usaha dengan bobot di atas 40 persen.

Baca Juga: Menperin Minta 'Duit' ke Sri Mulyani untuk Sertifikasi Produk Lokal

Untuk diketahui, produk yang memiliki TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) di atas 40 persen telah memiliki syarat untuk wajib dibeli. Selain itu, produk yang telah bersertifikasi TKDN berpeluang besar mengikuti lelang di kalangan Lembaga dan instansi pemerintah yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

"Stop lah untuk mencoba menjadi calo sertifikasi TKDN. Ini upaya kita agar betul-betul mendorong produk dalam negeri," tegas Menperin.

"Mereka menawarkan sertifikat TKDN di atas 40%. Jadi misalnya nilai TKDN dari sebuah produk sebenarnya hanya 15% tapi sama si calo diatur nilainya jadi 40% atau lebih," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement