Share

Ekspor 2022, Krakatau Steel Kirim Baja ke Pakistan

Senin 10 Januari 2022 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 320 2529893 ekspor-2022-krakatau-steel-kirim-baja-ke-pakistan-Xo6EKpNkjI.jpg Krakatau Steel Kirim Baja ke Pakistan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) meningkatkan penjualannya dengan melakukan ekspor baja ke Pakistan. Langkah tersebut menjadi pembuka aktivitas penjualan perseroan di tahun ini.

”Kargo diberangkatkan 7 Januari 2022 dan Pakistan menjadi negara tujuan ekspor baru kami mulai 2022 ini,” kata Direktur Komersial Krakatau Steel, Melati Sarnita, di Jakarta, dikutip dari Harian Neraca, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Target Pendapatan USD1,4 Miliar, Krakatau Steel (KRAS) Pasok 1,5 Juta Ton Baja di 2022

Disampaikannya, perseroan mengirimkan produk baja Hot Rolled Coil (HRC) ke Pakistan sebanyak 27 ribu ton pada awal Januari 2022. Menurut Melati, kegiatan ekspor tersebut merupakan salah satu strategi penjualan Krakatau Steel untuk meningkatkan penjualan baja pada 2022.

“Situasi pandemi memberikan peluang untuk masuk ke negara-negara baru yang membutuhkan produk baja ketika negara lain masih terganggu pasokannya akibat peningkatan kasus Covid-19,” ujar Melati.

Baca Juga: Tak Jadi Bangkrut, Erick Thohir Selamatkan Krakatau Steel hingga Cetak Laba Rp1,6 Triliun

Dia menambahkan bahwa strategi penjualan melalui ekspor ini sebelumnya telah menuai hasil pada 2021. Tahun lalu, KRAS telah melakukan ekspor ke berbagai negara di antaranya Belgia, Spanyol, Jerman, Italia, Portugal, Australia, dan Malaysia.

Melati mencatat, jumlah ekspor di 2021 menembus 262.715 ton dengan nilai penjualan mencapai Rp3,2 triliun. Adapun secara keseluruhan pada 2021, prognosa nilai penjualan mencapai Rp31,1 triliun. Nilai total penjualan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Krakatau Steel berdiri.

Sebelumnya, Krakatau Steel telah mengamankan kerja sama penjualan hingga 1,5 juta ton untuk 2022 yang ditetapkan melalui Long Term Suplly Agreement (LTSA). Krakatau Steel berharap, tahun ini dapat mencapai angka ekspor yang setara dengan 2021.

Untuk itu, upaya menjangkau negara-negara ekspor lain atau bahkan membuka negara ekspor baru akan tetap KRAS lakukan, sehingga memberikan kontribusi positif untuk peningkatan penjualan pada 2022.

“Pada 2022, kami menargetkan pendapatan sebesar Rp37,3 triliun. Dengan segala capaian yang telah diraih pada 2021, kami yakin akan dapat kembali memenuhi target kinerja kami pada 2022,” kata Melati.

Perseroan mengubah metode penjualan yang awalnya spot sales menjadi komitmen kontrak jangka panjang, sehingga akan lebih menjamin keberlangsungan operasional dan bisnis perusahaan karena mampu meningkatkan penjualan perusahaan.

Selain itu, koneksi dengan konsumen secara otomatis akan terjalin lebih kuat sehingga tercapai hubungan bisnis yang saling menguntungkan antara Krakatau Steel dan para konsumennya. Selain dengan kontrak jangka panjang, peluang pasar juga masih terbuka dalam hal proyek infrastruktur negara, pasar retail, hingga ekspor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini