Harga Kedelai Meroket, Kini Tempe di Pasar Mengecil

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 320 2531023 harga-kedelai-meroket-kini-tempe-di-pasar-mengecil-ASBtJUv4FL.jpg Penjual Gorengan Ungkap Dampak Kenaikan Harga Kedelai. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Naiknya harga kedelai berimbas pada kenaikan harga tempe. Pedagang gorengan pun terdampak meski tak menaikan harga tempe, tapi ukuran tempe yang didapat dari pasar mengecil.

"Saya beli tempe di pasar harganya masih sama, Rp6.000. Tapi karena kedelainya naik, penjualnya ngecilin ukuran tempe," kata Maman saat ditemui MNC Portal Indonesia di Pasar Mini, Tambun Selatan, Rabu (11/1/2022).

Baca Juga: Setelah Telur dan Minyak Goreng, Kini Harga Tempe Ikut Melambung

Maman menyebut, mau tidak mau ukuran gorengan jenis tempe yang dijualnya juga ikut diperkecil. Hal itu dilakukan sebagai strategi penjualan.

"Karena tempe di pasar kecil, saya jual juga kecil," katanya.

Sementara pedagang gorengan lainnya, Supriyatna (50) yang biasanya membeli tempe seharga Rp 5.000 kini ia beli seharga Rp 6.000.

Baca Juga: Stok Kedelai Cukup, Harga Tempe Jelang Natal Dipastikan Aman

Meski harga tempe yang dibelinya mengalami kenaikan harga, Supriyatna mengaku tidak mengubah harga ke pembeli. Hal itu guna menjaga pembeli agar tetap datang kembali.

"(Naiknya harga tempe) Jadi ngaruh ke penjualan. Tapi saya mah tetap harga, enggak saya mahalin. Tetap seribu satuannya," terang Supriyatna.

Dia menambahkan, semenjak harga tempe mengalami kenaikan, disertai dengan harga bahan baku lainnya seperti terigu, minyak goreng, maupun cabai, mengakibatkan pendapatan hariannya mengalami penurunan.

"Apa-apa sekarang naik, jadi keuntungannya nggak ada, paling cuma Rp 100.000. Buat makan aja sudah habis," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini