Share

Total Aset Holding BUMN Pariwisata Rp260 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 320 2531864 total-aset-holding-bumn-pariwisata-rp260-triliun-ua1JVMzW9B.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa total aset Holding BUMN Pariwisata dan Pendukungnya (Injourney) mencapai Rp260 triliun di tahun 2024.

Injourney telah diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis hari ini. Adapun perusahaan pelat merah yang tergabung dalam holding ini diantaranya, PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), dan PT Sarinah (Persero).

Baca Juga: Presiden Jokowi Hari Ini Resmikan Holding BUMN Pariwisata

"Dilihat angka-angkanya, total aset dari Holding BUMN ini di tahun 2024 itu Rp260 triliun dengan potensi penjualan yang terus meningkat," ujar Erick dalam peluncuran Injourney yang disiarkan secara virtual, Kamis (13/1/2022).

Erick optimis, keberadaan Injourney mampu menciptakan sektor pariwisata dan aviasi dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Karena itu, Kementerian BUMN akan memfokuskan holding pada pariwisata domestik.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Holding BUMN Pariwisata, Erick Thohir: Kita Sedikit-Sedikit Keluar Negeri

"Nah ini saya rasa kesempatan untuk kita membangkitkan bagaimana berfokus pada wisata lokal dan menjaga wisata mancanegara, karena itu mohon diizinkan Bapak (Jokowi) untuk diresmikan," ungkap dia.

Upaya menciptakan ekosistem pariwisata domestik pun didasari pada tren penurunan jumlah wisatawan di dalam negeri saat ini. Dari catatan Erick Thohir akibat pandemi Covid-19 jumlah wisatawan domestik turun signifikan hingga 30%. Sementara, penurunan wisatawan mancanegara mencapai 75%.

"Kita bandingkan dengan angka domestik turis kita yang hari ini turun kurang lebih 30%, angkanya 330 juta. Kalau kita bandingkan antara turis luar negeri dan dalam negeri, itu hanya angka kurang lebih 1,5% daripada jumlah turis domestik," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini