Share

Alumni Kartu Prakerja Dapat Alokasi KUR Rp370 Triliun, Caranya Bagaimana?

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 320 2532589 alumni-kartu-prakerja-dapat-alokasi-kur-rp370-triliun-caranya-bagaimana-GOHQtA0chc.jpg

JAKARTA - Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk alumni program Kartu Prakerja sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas wirausaha bagi masyarakat.

Menurut Anggota Komisi XI Puteri Komarudin, ketika para alumni Program Kartu Prakerja sudah mulai membuka usaha, maka pembiayaan usaha mereka dapat ditopang melalui skema KUR dengan suku bunga yang rendah dan tanpa jaminan.

"Inisiatif yang dirumuskan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan kombinasi yang tepat untuk mendorong pemulihan sektor UMKM yang terdampak pandemi," ujar Puteri, Sabtu (15/1/22).

Terlebih, program KUR menjadi sangat penting untuk memperkuat sektor UMKM sebagai pilar penyangga perekonomian nasional. Apalagi sepanjang 2021, pembiayaan KUR telah mencapai Rp280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur.

Baca Juga: Jelang Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 23, Ternyata 63% Peserta Lulusan SMA

Alokasi pembiayaan KUR 2022 pun ditingkatkan menjadi Rp373,17 triliun. Dirinya berharap, stimulus ini dapat terealisasi secara optimal guna menggenjot pemulihan ekonomi nasional.

Tak hanya itu, selama ini program Kartu Prakerja juga terbukti sukses dalam meningkatkan kompetensi usaha sekaligus berdampak mengurangi jumlah pengangguran.

Hal ini karena program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat kepada 5,9 juta penerima sepanjang tahun 2021. Hasil survei BPS pun menyebut 87,2 persen penerima menyatakan pelatihan lewat program ini bisa meningkatkan keterampilan kerjanya.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 23 Akan Dibuka, Peserta Punya Akun Bisa Langsung Klik Gabung

"Anggaran sebesar Rp11 triliun untuk program Kartu Prakerja harus bisa dimanfaatkan secara optimal guna melanjutkan kesuksesan program ini sebagai jaring pengaman sosial dan peningkatan keterampilan usaha bagi penerimanya," katanya.

Sementara itu, enteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan sepanjang tahun 2022, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp370 triliun untuk bantuan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) bagi alumni program kartu prakerja.

"Tujuan awalnya, melalui program kartu prakerja, kami mendorong agar mereka menjadi wiraswasta," katanya, dikutip dari Antara.

Pemerintah menjalankan program kartu prakerja di awal masa pandemi virus corona (COVID-19) tahun 2020. Tidak semata berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, melainkan yang lebih penting adalah untuk peningkatan kompetensi kerja.

Selain mendapatkan pelatihan kerja, setiap peserta program kartu prakerja menerima uang toal Rp3.550.000. Terdiri dari biaya bantuan pelatihan Rp1 juta, biaya survei pascapelatihan Rp150 ribu dan insentif pascapelatihan senilai Rp600 ribu perbulan selama empat bulan.

Selanjutnya, lanjut Menko Airlangga, ketika para alumni program kartu prakerja sudah mulai membuka usaha, pemerintah mendorongnya dengan pembiayaan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

"Pembiayaan itu dengan pola kredit usaha rakyat atau KUR," ujarnya.

Melalui KUR, Menko Airlangga menjelaskan untuk alumni kartu prakerja yang memulai usaha mikro, disediakan pembiayaan antara Rp10 juta hingga 100 juta.

"Tanpa jaminan. Bapak Presiden Joko Widodo setuju bunganya 3 persen selama enam bulan," katanya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini