Share

Program Sejuta Rumah Dilanjutkan, 1,1 Juta Unit Terbangun di 2021

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 470 2534370 program-sejuta-rumah-dilanjutkan-1-1-juta-unit-terbangun-di-2021-Tai6Jz4k8p.jpg Rumah Subsidi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat pada 2021 realisasi program sejuta rumah berhasil membangun sebanyak 1.105.707 unit rumah di seluruh Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut rumah-rumah tersebut guna mengatasi kekurangan perumahan (backlog) khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Program Sejuta Rumah akan tetap dilanjutkan karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi,” ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: PUPR Bangun 7.075 Unit Rusun Sepanjang 2021

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan capaian Program Sejuta Rumah tahun 2021 tersebut terdiri dari 826.500 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 279.207 unit rumah non MBR.

Adapun rincian capaian rumah MBR terdiri dari hasil pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 341.868 unit, Kementerian / Lembaga lainnya 3.080 unit, pemerintah daerah 43.933 unit, pengembang perumahan 419.745 unit, CSR Perumahan 2.270 unit dan masyarakat 15.604 unit.

Baca Juga: Sudah Tua, RI Ganti 37 Jembatan Callender Hamilton

Sedangkan rumah untuk non MBR berasal dari hasil pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh pengembang perumahan sebanyak 244.010 unit dan masyarakat sebanyak 35.197 unit.

Program Sejuta Rumah merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pembangunan rumah untuk masyarakat Indonesia. Prosentase rumah MBR adalah 75 persen dan sisanya 25 persen merupakan rumah non MBR.

"Kami harap hasil pembangunan rumah ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia,” ujar Iwan.

Sektor properti dapat menjadi salah satu leading sector, karena memiliki multiplier effect yang besar dalam menggerakan lebih dari 140 industri seperti material bahan bangunan, genteng, semen, paku, besi, kayu, dan lainnya, sehingga akan mempengaruhi produktivitas masyarakat. Adanya rumah yang layak huni baik dari sisi kontruksi bangunan dan penataan lingkungan melalui Program Sejuta Rumah juga diharapkan dapat menjaga kesehatan masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini