Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7,15 Juta Investor Tanam Duit di Indonesia Sepanjang 2021

Michelle Natalia , Jurnalis-Senin, 24 Januari 2022 |12:40 WIB
7,15 Juta Investor Tanam Duit di Indonesia Sepanjang 2021
Realisasi Investasi 2021. (Foto: Okezone.com/Pixabay)
A
A
A

Pada kesempatan yang sama, SEVP Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI) Saptono Adi Junarso mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini telah mendorong masyarakat mengalokasikan pengeluarannya untuk investasi. Hal ini berdampak positif pada jumlah dan komposisi transaksi investor di pasar modal.

"Kondisi pandemi kemarin ternyata banyak investor mengalokasikan pengeluarannya untuk investasi. Dampak positifnya di tahun 2021 komposisi transaksi investor khususnya investor ritel meningkat dari 36% menjadi 56,2%. Dan yang patut kita syukuri adalah jumlah investor yaitu mencapai 7.152.318 investor di tahun 2021. Kalau dibandingkan tahun lalu kenaikannya mencapai 84,3%," pungkasnya.

Kemudian yang paling menarik adalah kini investor di pasar modal lebih dari 50 persennya merupakan generasi milenial. "Saat ini investor sudah dapat mengantisipasi adanya PPKM sehingga tidak mempengaruhi pola transaksi di pasar. Kenormalan baru, infrastrukturnya dimana transaksi online mulai terbuka jadi lebih memudahkan mereka," kata Saptono.

Per Desember 2021, BEI mencatat ada 766 perusahaan tercatat saham dan 123 perusahaan tercatat obligasi dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp8.255,6 triliun. Sementara IHSG pada penutupan tahun 2021 mencapai 6,581.5 dengan rata-rata perdagangan saham harian Rp13,4 triliun.

"Ini sudah lebih tinggi dibandingkan pada saat sebelum pandemi jadi bisa dibilang kita sudah menunjukkan recovery," tuturnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement