Share

Jadi Calon Kepala Otorita IKN Nusantara, Ahok: No Comment

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 470 2537061 jadi-calon-kepala-otorita-ikn-nusantara-ahok-no-comment-vegqcDknf9.jpg Basuki Tjahja Purnama (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah mengantongi nama-nama calon kepala otorita Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Salah satu nama yang muncul yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina Persero.

Akan Tetapi Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Bupati Belitung Timur itu masih minim berkomentar terkait namanya yang disebut Presiden Joko Widodo sebagai calon kepala Otorita di IKN Nusantara.

Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan Tak Ada Dana PEN untuk Bangun Ibu Kota Nusantara

“Tidak perlu wawancara, saya no comment,” ujarnya kepada saat dihubungi MNC Portal, Senin (24/1/2022).

Meski demikian Ahok menilai kebijakan pemerintah untuk memindahkan Ibukota ke Kalimantan Timur menurutnya sebagai bentuk ketaatan terhadap konstitusi. Artinya diperlukan pemerataan pembangunan hingga ekonomi.

"Taat konstitusi," sambung Ahok singkat.

Baca Juga: Disebut Punya Tambang di Ibu Kota Baru, Ini Penjelasan Luhut

Sebelumnya Presiden Jokowi sempat menyebutkan sejumlah nama, mulai dari mantan kepala daerah hingga eks menteri untuk ditunjuk sebagai kepala otorita Ibukota baru di Kalimantan Timur tersebut.

Nama-nama itu seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mantan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, dan mantan Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA) Tumiyana.

Namun, terbaru, presiden spesifik menyebutkan sosok yang ia inginkan, yakni pernah memimpin daerah dan berlatar belakang arsitek. Jika hal tersebut yang dinginkan presiden maka gugur sudah peluang empat sosok yang sempat disebutkan Jokowi sebagai Kepala Otorita IKN. Sebab, keempat nama itu tak berlatar belakang arsitek.

Sebagai informasi setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atas, Ahok melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universitas Trisakti dan mendapatkan gelar Insinyur pada tahun 1990. Basuki menyelesaikan pendidikan magister pada Tahun 1994 dengan gelar Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini