Share

Resmi Melantai di BEI, Saham Net Visi Media Menguat 34%

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 278 2537898 resmi-melantai-di-bei-saham-net-visi-media-menguat-34-JIdgK9RT9g.jpg IPO Net Visi Media Hari Ini di BEI. (Foto: Okezone.com/Net Tv)

JAKARTA - PT Net Visi Media Tbk (NETV) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Saham NETV pun langsung tancap gas dalam debut perdananya.

Induk usaha NET TV itu melejit 68 poin atau 34,69% di level Rp264 dari harga perdananya di Rp196. Pemilik market caps Rp6,19 triliun ini merupakan emiten sektor consumer cyclicals yang bergerak di bidang media dan hiburan.

Baca Juga: IPO Net Visi Media (NETV), Intip Profil Tamu Baru BEI di 2022

Berdasarkan prospektus yang disampaikan, NETV melepas 765,3 juta saham atau setara 4,37 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. Memakai harga penawaran sebesar Rp196 per saham, NETV diperkirakan akan meraup dana sebesar Rp149,99 miliar.

Bersamaan dengan proses IPO ini, NET TV akan menerbitkan sebanyak 5,93 miliar saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi atas seluruh tagihan yang dimiliki PT Indika Inti Holdiko, berdasarkan perjanjian pinjaman pemegang saham untuk mengkonversi total pinjaman menjadi 1,8 miliar saham.

Selain itu, mandatory convertible bonds yang telah diterbitkan perseroan kepada masing-masing PT Semangat Bambu Runcing sebanyak 2,06 miliar saham dan PT First Global Utama sebanyak 2,06 miliar saham.

Baca Juga: Saham Autopedia Sukses Melesat 25% Usai IPO

Dengan demikian, total persentase saham hasil pelaksanaan konversi mencapai 25,31 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum dan pelaksanaan konversi.

Net Visi Media membawahi perusahaan anak yang bergerak di bidang usaha industri media, seperti NMTV, Net Media Digital (NMD), Net Media Berita (NMB), dan Kreatif Inti Korpora (Creative Inc). Perseroan mengharapkan kegiatan usaha dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan perusahaan.

"NETV akan mengembangkan bisnis penyiaran televisi secara lebih luas. Potensi pertumbuhan kinerja perseroan untuk industri penyiaran secara Advertising Expenditure ke depan-nya masih akan mengalami pertumbuhan yang cukup menjanjikan," kata CEO NETV Deddy Hariyanto, di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Terkait penggunaan dana IPO, NET TV akan menggunakan 18,5 persen untuk modal kerja, yang akan digunakan dalam industri manajemen (artis), antara lain untuk biaya pengembangan keahlian dan keterampilan artis serta biaya operasional.

Selanjutnya, 53 persen dialokasikan untuk setoran modal pada PT Net Mediatama Televisi (NMTV) sebagai salah satu anak usaha untuk membayar sejumlah utang, di antaranya utang Rp35,7 miliar kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan utang Rp9,29 miliar kepada PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC).

Sisanya 28,5 persen untuk setoran modal pada PT Net Media Digital, anak usaha perseroan lainnya, untuk pembuatan maupun pembelian program dan biaya-biaya operasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini