Share

Pemindahan Ibu Kota Negara Digagas Soekarno, Direalisasikan Jokowi

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 470 2539458 pemindahan-ibu-kota-negara-digagas-soekarno-direalisasikan-jokowi-YVMLamQSld.png Desain Istana di Ibu Kota Baru Kalimantan Timur. (Foto: Okezone.com/Nyoman Nuarta)

JAKARTA – Wacana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) telah lama digagas setiap masa pemerintahan presiden. Rencana tersebut sudah digagas sejak era Presiden Ir. Soekarno.

“Hai #SobatSetneg, pemindahan Ibu Kota Negara telah digagas oleh beberapa Presiden Republik Indonesia,” tulis Kementerian Sekretariat Negara, dikutip Jumat (28/1/2022).

Baca Juga: Bagaimana Nasib Jakarta Hilang Status sebagai Ibu Kota Negara?

Diketahui, Presiden Soekarno menggagas pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hal ini dilakukan saat meresmikan kota tersebut sebagai Ibu Kota Kalimantan Tengah.

Lalu, Presiden Soeharto mengeluarkan Keppres Nomor 1 Tahun 1997 tentang koordinasi pengembangan kawasan Jonggol sebagai kota mandiri. Awalnya hal ini dimaksudkan sebagai pusat pemerintahan.

Baca Juga: Istana Negara di Ibu Kota Nusantara Ditargetkan Selesai Agustus 2024

“Selanjutnya, Presiden SBY dengan alternatif memindahkan Ibu Kota keluar Jakarta,” tulis Kementerian Sekretariat Negara.

Adapun pada pidato HUT ke-74 RI Tahun 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.

Sebagai informasi, Ibu Kota Negara segera pindah dari DKI Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah pun menetapkan nama Ibu Kota Negara (IKN) baru, Nusantara. 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini