Share

Milad Pertama, Begini Kinerja Bank Syariah Indonesia

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Rabu 02 Februari 2022 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 11 2541448 milad-pertama-begini-kinerja-bank-syariah-indonesia-t8hFPtEsgO.jpg Foto: Dok Sindonews

Jakarta-- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada tahun pertama sejak merger Februari 2021 menorehkan kinerja positif, dengan perolehan laba bersih mencapai Rp3,03 triliun, atau naik 38,42 persen secara year on year (YoY).

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Hery Gunardi dalam paparan kinerja BSI 2021 yang digelar secara virtual, Rabu (2/2/2022) mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kinerja yang terus bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Kami akan terus fokus menumbuhkan bisnis syariah yang berkelanjutan dan sehat, mengedepankan fee based income dan akselerasi digital, serta membangun pondasi yang kokoh untuk pengembangan ekosistem halal di Indonesia dan kancah global,” tuturnya.

Awal tahun ini BSI juga membuka kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab, yang akan menjadi kado istimewa dan hub bagi perbankan syariah nasional. “Kami sudah mengantongi semua perizinan, dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk beroperasi,” kata Hery.

Kinerja BSI yang gemilang pada tahun pertamanya disokong oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat di semua segmen, yaitu konsumer, korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), gadai emas hingga kartu pembiayaan. Perseroan pun mampu mengoptimalkan penghimpunan dana murah. Kinerja apik itu tak lepas pula dari akselerasi digitalisasi yang dilakukan perseroan.

Hery menyebut total penyaluran pembiayaan mencapai Rp171,29 triliun atau naik sekitar 9,32 persen YoY dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp156,70 triliun. Dengan rincian, pembiayaan konsumer mencapai Rp82,33 triliun, naik sekitar 19,99 persen secara YoY dari sebelumnya yang sebesar Rp68,61 triliun.

Disusul pembiayaan gadai emas yang bertumbuh 12,92 persen secara YoY. Sementara itu pembiayaan mikro tumbuh 12,77 persen dan pembiayaan komersial tumbuh 6,86 persen. Dari sisi kualitas pembiayaan, BSI mencatatkan NPF Nett yang membaik menjadi 0,87 persen pada Desember 2021.

Hery optimis, akselerasi digital menjadi kunci bagi BSI untuk terus bergerak mengikuti perubahan perilaku nasabah yang serba dinamis, cepat dan aman. "Kami ingin mempertahankan dan terus menumbuhkan kinerja positif ini ke depan. Sehingga kami bisa menjadi tokoh utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Dengan hadirnya BSI, ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, namun menjadi salah satu pondasi utama perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Tentang digitalisasi, perseroan terus berinovasi dalam melakukan transformasi. Hal ini terlihat dari keseriusan dalam menggarap kanal digital BSI Mobile dan E-Channel. Per Desember 2021, transaksi kumulatif BSI Mobile mencapai 124,54 juta transaksi atau tumbuh sekitar 169 persen YoY.

Pada sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), perseroan terus meningkatkan pertumbuhan tabungan khususnya tabungan Wadiah. Posisi Desember 2021, tabungan Wadiah tumbuh signifikan yang mencapai 15,30 persen secara YoY atau menjadi Rp34,10 triliun. Sementara untuk total tabungan mencapai Rp99,37 triliun atau bertumbuh 12,84 persen pada kurun waktu yang sama.

Pertumbuhan tabungan tersebut berdampak kepada membaiknya biaya dana atau cost of fund yang menjadi 2,03 persen. Persentase tersebut menurun dibandingkan dengan Desember 2020 yang sekitar 2,68 persen. Selain dari sisi bisnis, kata Hary, BSI pun terus mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) di semua sektor bisnis dan tanggung jawab sosial perseroan.

Upaya itu di antaranya terealisasi melalui penyaluran pembiayaan keuangan berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp46,15 triliun atau berkontribusi 27 persen terhadap total portofolio pembiayaan BSI. Sepanjang 2021, BSI pun telah menyalurkan zakat perseroan sebesar Rp102 miliar dengan fokus utama pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, pendidikan dan BSI Care.

Saat ini BSI memiliki 14 desa berdaya di seluruh Indonesia. Di desa berdaya itu BSI mengembangkan potensi ekonomi desa yang meliputi sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Sedangkan BSI Care menyasar generasi milenial melalui program BSI Scholarship yang bekerja sama dengan 31 kampus ternama di Indonesia. BSI juga berpartisipasi aktif dan bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

Kontribusi BSI untuk UMKM

Pada usianya yang baru genap satu tahun, BSI telah memiliki segudang capaian dalam mendorong pertumbuhan segmen UMKM, di antaranya peningkatan pembiayaan di sektor UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sepanjang 2021 pembiayaan kepada segmen UMKM telah mencapai Rp39,4 triliun secara nasional dengan kualitas yang terjaga. Nilai tersebut sekitar 23,05 persen dari total penyaluran pembiayaan BSI.

“BSI juga mewujudkan komitmen nyata dalam mengembangkan pelaku UMKM melalui BSI UMKM Center. Harapannya dapat memfasilitasi UMKM di daerah untuk pemasaran, pelatihan bersama serta ajang co-working space dan berbagi informasi sesama pelaku UMKM. Sehingga pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi bangsa ini bisa kami bantu untuk terus meningkatkan skala usaha,” kata Hery.

Selain itu, BSI telah meluncurkan program Talenta Wirausaha BSI yakni program inkubator bagi para wirausahawan muda untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya (scale up). Melalui program strategis tersebut, diharapkan wirausahawan muda mampu bertahan dan bersaing dengan beragam bisnis yang sudah mapan. Program ini menyasar generasi milenial dengan target 5.000 peserta dari 26 wilayah terpilih di Indonesia.

Tak ketinggalan dukungan BSI terhadap UMKM juga dimplementasikan dalam pengembangan platform per trade area, mengoptimalkan peran agregator dan reseller, hingga perluasan pasar serta peningkatan SDM. BSI pun memberikan bantuan dana untuk UMKM melalui payung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seperti program subsidi margin, subsidi KUR Super Mikro serta sinergi dengan berbagai kementerian dan BUMN yang memiliki UMKM binaan dengan kualitas baik.

Energi Baru untuk Indonesia

Sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air hasil merger tiga bank syariah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BSI siap menjadi “Energi Baru untuk Indonesia”. Hal ini dibuktikan dengan upaya memberikan kinerja positif untuk seluruh pemangku kepentingan serta menjadi mitra perbankan syariah yang handal, tangguh dan unik sehingga mampu bersaing di dalam negeri dan kancah global.

“Pada 1 Februari ini, BSI memperingati milad pertama. Menjadi “Energi Baru untuk Indonesia” BSI optimis dapat memberikan warna baru untuk kemajuan perekonomian syariah dan kemajuan ekosistem halal di Indonesia. Sesuai dengan harapan pemerintah yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam salah satu pidatonya mengenai ekonomi syariah, menyampaikan harapan besar, yakni menjadikan BSI sebagai raksasa besar kebangkitan ekonomi syariah dan Indonesia sebagai pusat dan gravitasi ekonomi syariah dunia pada 2024,” tutur Hery.

Sebagai gambaran, rangkaian milad BSI dimulai sejak 2 Februari 2022 yang diawali dengan Tasyakuran Milad dan pemberian santunan bagi 1.111 anak yatim di seluruh Indonesia dan Wakaf Serentak untuk pembangunan Masjid BSI di Bakauheni Lampung. BSI juga akan meresmikan Masjid BSI di Kawasan Wisata Gunung Bromo.

Pada puncak acara, BSI akan menggelar BSI Nation Fundraising Concert. Nantinya dana donasi yang terkumpul dari konser ini akan disalurkan Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat untuk bantuan sosial dan kemanusiaan, pendidikan dan program lain.

Spesial Serba Satu

Selain itu sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesetiaan nasabah selama satu tahun, BSI juga menghadirkan berbagai promo menarik. Seperti kemudahan pengajuan pembiayaan BSI Oto dengan cashback hingga Rp1 juta dan biaya admin Rp1. Di sektor property, BSI Griya memberikan penawaran menarik angsuran tetap dan promo margin setara 1,11 persen serta fasilitas menarik di antaranya bebas biaya provisi, appraisal, dan penalti.

Ada pula berbagai promo menarik dari kartu pembiayaan BSI Hasanah Card. Seperti potongan harga hingga Rp1 juta, cashback hingga Rp500 ribu, dan program Buy 1 Get 1 Free. Untuk investasi emas, BSI Cicil Emas menawarkan spesial margin dan hadiah langsung mini gold. Bagi nasabah pembiayaan mikro, BSI membagikan Logam Mulia Antam seberat 1 gram kepada 111 nasabah yang melakukan pencairan tercepat pada Februari 2022.

Pengguna BSI Mobile juga mendapatkan keistimewaan bebas biaya admin untuk transaksi pembayaran dan pembelian. Informasi lebih lanjut promo Milad BSI 1 dapat diunduh melalui kanal www.bankbsi.co.id. CM

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(FDA)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini