Share

Tol Binjai-Stabat Beres, Ke Bandara Kualanamu Hanya 45 Menit

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 02 Februari 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 320 2541246 tol-binjai-stabat-beres-ke-bandara-kualanamu-hanya-45-menit-61vLTHHJ8a.jpg Tol Binjai-Stabat. (Foto: Okezone.com/Hutama Karya)

JAKARTA - Proyek Jalan Tol–Trans Sumatera (JTTS) ruas Binjai–Langsa seksi Binjai–Stabat sepanjang 11,8 km selesai dibangun. Kehadiran jalan tol ini akan membantu memangkas waktu tempuh Stabat ke Bandara Kualanamu (KNO) dari 2 jam menjadi kurang lebih 45 menit.

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kinerja PT Hutama Karya (Persero) selaku owner proyek beserta PT HK Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor dalam percepatan penyelesaian ruas tol tersebut.

Baca Juga: Tol Trans Sumatera Berlubang, Menteri Basuki Soroti Perbaikan Jalan Hutama Karya

Selain itu, Erick juga menyampaikan bahwa rampungnya proyek tol ruas Binjai – Langsa seksi Binjai – Stabat menambah panjang JTTS yang sarat akan manfaat.

“Jalan Tol Binjai – Stabat akan terhubung langsung ke Tol Medan – Binjai yang sudah terlebih dahulu beroperasi. Kehadiran jalan tol ini akan membantu memangkas waktu tempuh Stabat ke Bandara Kualanamu (KNO) dari 2 jam menjadi kurang lebih 45 menit saja,” ujar Erick, Rabu (2/2/2022).

Sementara itu, Hutama Karya memastikan bahwa untuk mempersiapkan pengoperasian Tol Binjai – Stabat, telah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) pada 14 – 15 Januari 2022 lalu oleh perusahaan bersama dengan Badan Pengatur Jalan Tol, Bina Marga, Korlantas, BBPJN Sumut, dan instansi lainnya.

Baca Juga: Menko Luhut Tawarkan AS Investasi di Tol Trans Sumatera

Adapun Sertifikat Laik Operasi (SLO) telah diterima perusahaan pada 28 Januari 2022 lalu. Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto menyampaikan, keberadaan Tol Binjai –Stabat akan membuka konektivitas baru dari Kecamatan Stabat ke Kota Binjai dan bahkan hingga Medan.

“Setelah nanti dioperasikan, harapannya dapat mempercepat angkutan barang hingga angkutan manusia,” ungkap Budi.

Budi juga juga mencatat Jalan Tol Binjai – Stabat menjadi bagian dari pembangunan Jalan Tol Binjai – Langsa sepanjang 131 Km. Nantinya kehadiran tol ini akan menghubungkan dua Provinsi yakni Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. Sehingga akan berdampak dan mendongkrak perekonomian daerah setempat.

“Dalam percepatan penyelesaian Tol Binjai – Stabat, seluruh proses konstruksi hingga proses pembebasan lahan berjalan dengan baik. Kami berterima kasih atas dukungan semua stakeholder sehingga pembangunan tol ini dapat berjalan lancar, minim kendala dan sesuai target yang telah ditentukan,” kata Budi.

Sebagai informasi, Jalan Tol Binjai – Stabat yang telah rampung saat ini tengah menunggu arahan regulator untuk dapat diresmikan dan segera dioperasikan. Jalan Tol Binjai – Stabat sepanjang 11,8 km merupakan seksi 1 dari Ruas Tol Binjai – Langsa.

Adapun Ruas Tol Binjai – Langsa terdiri dari 5 seksi yakni seksi 1 (Binjai – Stabat) sepanjang 11,8 km, seksi 2 (Stabat – Tj. Pura) sepanjang 26,2 km, seksi 3 (Tj. Pura – P. Brandan) sepanjang 19, km, seksi 4 (P. Brandan – K. Simpang) sepanjang 45 km dan seksi 5 (K. Simpang – Langsa) sepanjang 29 km dan nantinya akan dilengkapi oleh 5 (lima) buah Interchange (IC) atau Simpang Susun.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.065 Km dengan 534 Km ruas konstruksi dan 531 Km ruas beroperasi.

Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 Km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan Binjai (17 Km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 Km), Tol Sigli – Banda Aceh seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 Km) dan seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 Km).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini