Share

Nestle Tutup Pabrik, 474 Karyawan Terancam PHK

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 320 2541933 nestle-tutup-pabrik-474-karyawan-terancam-phk-3OapoRFALH.jpg Nestle Dikabarkan Tutup Pabrik di Newcastle. (Foto: Okezone.com/BBC)

JAKARTA Nestle dikabarkan segera menutup pabrik makanan manis yang berlokasi di Newcastle. Hal ini mengakibatkan 474 karyawannya terancam PHK.

Produsen makanan global itu mengatakan sedang mengadakan pembicaraan dengan karyawan di pabrik Fawdon. Adapun rencana penutupan pabrik akan dilakukan pada 2023.

Seorang juru bicara mengatakan mayoritas produksi saat ini di Timur Laut akan pindah ke Halifax, West Yorkshire. Serikat pekerja GMB dan Unite mengutuk tindakan tersebut dan mengatakan menutup pabrik yang menghasilkan keuntungan adalah tindakan yang tidak dapat diterima.

Baca Juga: Heboh Susu Beruang Diburu Warga +62, Nestle: Tak Ada Kenaikan Harga

Masa depan bekas pabrik Rowntree telah diragukan sejak Nestle mengumumkan pada bulan April lalu bahwa mereka ingin mengakhiri produksi di lokasi tersebut.

Fawdon telah memproduksi gula-gula sejak 1958 tetapi, menurut serikat pekerja, pembuatan Fruit Pastilles akan beralih ke Republik Ceko dan Toffee Crisps akan dibuat di Polandia.

Dalam beberapa tahun terakhir pabrik itu telah membuat merek populer lainnya seperti Rolos, Munchies, dan Matchmakers.

Baca Juga: 4 Fakta Produk Nestle Diakui Tidak Sehat, dari Es Krim hingga Cokelat

"Sejak awal kami ingin memberikan waktu dan ruang yang memadai untuk diskusi ini dan itu hanya benar bahwa mereka diadakan langsung dengan karyawan dan serikat pekerja kami dan tidak di depan umum,” kata Nestle dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari BBC, Kamis (3/2/2022).

"Ini tetap menjadi prioritas untuk mendukung orang-orang kami dan keluarga mereka melalui proses ini dan kami berterima kasih kepada semua orang atas kesabaran mereka,” lanjut Nestle.

Pejabat nasional GMB Ross Murdoch mengatakan, menutup situs yang menghasilkan keuntungan ini dan mengalihkan produksi ke Eropa sama sekali tidak dapat diterima.

"Ini akan berdampak buruk pada pekerja dan keluarga mereka,” ujar dia.

Serikat pekerja mengklaim memindahkan produksi ke daratan Eropa akan menghasilkan tambahan jalan dan mil laut yang signifikan, meningkatkan polusi dan kerusakan lingkungan ketika mengangkut barang ke Inggris untuk konsumsi.

"GMB dan Unite sekarang akan berbicara dengan anggota di Fawdon dan mencari tahu apa yang ingin mereka lakukan selanjutnya. Kami akan memberi mereka dukungan dan sumber daya apa pun yang mereka butuhkan untuk melawan ini," tambah Murdoch.

Pejabat nasional untuk Unite Joe Clarke mengatakan, keanggotaan kami sangat kecewa karena proposal alternatif untuk menjaga situs di dalam Nestle Fawdon tetap terbuka telah ditolak.

"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut sehubungan dengan proposal tersebut dan kami akan melakukan dialog tentang langkah selanjutnya dalam waktu dekat,” ucap Joe Clarke.

Sebagai informasi, Nestle telah mempekerjakan lebih dari 8.000 orang di Inggris dan Irlandia di 18 lokasi, termasuk 14 pabrik. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini