Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisnis Restoran Diprediksi Sulit Pulih akibat Pandemi Covid-19

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Kamis, 03 Februari 2022 |11:36 WIB
Bisnis Restoran Diprediksi Sulit Pulih akibat Pandemi Covid-19
Prospek Bisnis Restoran di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Bisnis restoran diprediksi tidak pernah kembali ke keadaan sebelum pandemi Covid-19. Pasalnya, tahun ini akan menjadi kehidupan normal baru untuk sektor ini.

"Restoran dan pelanggan mereka telah menemukan diri mereka dalam 'normal baru’. Mengingat teknologi yang muncul, perubahan perilaku konsumen dan preferensi bersantap, serta tantangan luar biasa dalam dua tahun terakhir, industri ini tidak mungkin sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum pandemi," kata Hudson Riehle, Wakil Presiden Senior Grup Riset dan Pengetahuan National Restaurant Association seperti dilansir dari CNN, Kamis (3/2/2022).

Baca Juga: Belum Vaksin 2 Kali Dilarang Masuk Mal hingga Restoran

Permintaan terpendam dari konsumen akan membantu pada tahun 2022. Grup tersebut memperkirakan penjualan akan terus meningkat, memperkirakan penjualan tahun ini sebesar USD898 miliar, naik dari USD864 miliar pada tahun 2019. Namun, hanya satu dari empat operator restoran yang percaya bahwa restoran mereka akan lebih menguntungkan tahun ini daripada yang terakhir.

Rekrutmen dan retensi adalah masalah utama. Tujuh dari 10 operator restoran mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup karyawan, dan sekitar 50% mencatat bahwa itu akan menjadi tantangan utama tahun ini.

Baca Juga: Tak Laku Dijual, Restoran Legendaris Ini Akhirnya Ditutup Setelah 39 Tahun Beroperasi

Pengembalian penuh ke pekerjaan tidak diharapkan pada tahun 2022 dan persaingan untuk karyawan akan tetap "intensif”. Kelompok ini memperkirakan total lapangan kerja industri akan mencapai 14,9 juta pekerjaan.

Itu naik hanya 400.000 dari tahun 2021 karena lowongan pekerjaan tetap tinggi dan masih satu juta pekerjaan lebih sedikit daripada tingkat pra-pandemi. Hanya lima negara bagian, yaitu Idaho, Montana, North Dakota, Utah, dan Arizona yang memiliki jumlah karyawan restoran yang sama seperti sebelum pandemi.

Pada bulan Desember, tingkat berhenti di sektor akomodasi dan jasa makanan, yang meliputi restoran, adalah 10,2%, menurut data yang disesuaikan secara musiman yang dirilis minggu ini oleh Biro Statistik Tenaga Kerja. Ini mengikuti berbulan-bulan tingkat berhenti yang sama tinggi di industri.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement