Share

Atasi Pengangguran dan Pulihkan Ekonomi, Ketua DPD Minta Jatim Dorong Ekraf

Zuhirna Wulan Dilla, Jurnalis · Minggu 06 Februari 2022 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 06 320 2543151 atasi-pengangguran-dan-pulihkan-ekonomi-ketua-dpd-minta-jatim-dorong-ekraf-72zw2g9JJx.jfif Ketua DPD Jatim atasi pengangguran lewa ekonomi kreatif. (Foto: Okezone.com)

SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong ekonomi kreatif untuk penciptaan lapangan kerja.

Ini juga sebagai salah satu sumber kekuatan pertumbuhan ekonomi.

Menurut LaNyalla, ekonomi kreatif berkontribusi nyata penciptaan lapangan kerja di masa pandemi Covid-19.

"Jatim memiliki SDM yang kreatif juga tersedianya sumber-sumber daya lain. Seperti objek-objek yang menjadi penunjang ekonomi kreatif. Hal itu perlu didorong lebih ekstra lagi," ujar LaNyalla saat kunjungan kerja di Jawa Timur, Minggu (6/2/2022).

 BACA JUGA:PLTU Batu Bara Dipensiunkan, Jangan Sampai Picu Pengangguran

Kemudian, Pemprov Jatim mengeluarkan kebijakan yang mampu mendongkrak kreativitas serta menumbuhkan produk-produk baru.

"Sektor ekonomi kreatif menyumbang 20 juta lapangan kerja di Indonesia terutama di masa pandemi. Sangat potensial sekali sehingga harus digarap dan dikembangkan lebih maksimal," jelasnya.

Diketahui sektor ekonomi kreatif Jatim yang terus berkembang di antaranya, pengembang permainan atau game, fashion, kuliner, kriya, aplikasi dan desain interior.

Sub-sub sektor ini cenderung tidak terganggu meskipun dalam situasi Covid-19.

"Makanya saya juga optimis bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi tonggak penyokong ekonomi Jatim. Karena ekonomi kreatif ini berkaitan dengan banyak sektor kehidupan," ucapnya.

LaNyalla juga meminta generasi muda Jatim untuk bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif.

Karena dia menilai kalau generasi muda melek teknologi dan memahami seluk-beluk perkembangan industri kreatif.

“Artinya dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Jatim, jangan hanya bertumpu pada pemerintah tetapi harus ada inisiatif dari masyarakat terutama anak-anak muda dalam melakukan inovasi-inovasi baru," tambahnya.

"Pemprov juga harus memfasilitasi potensi mereka dengan memberi ruang dan mengkreasikan dengan program-program pemerintah yang ada," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini