Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Kekayaan Griselda Blanco, Ratu Narkoba di Kolombia

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 07 Februari 2022 |12:15 WIB
Fakta Kekayaan Griselda Blanco, Ratu Narkoba di Kolombia
Fakta Kekayaan Griselda Blanco. (Foto: Okezone.com/Ist)
A
A
A

JAKARTA - Fakta kekayaan Griselda Blanco menarik untuk diperhatikan. Pasalnya, wanita ini merupakan salah satu pengedar narkoba yang sangat terkenal di Kolombia.

Dia dibesarkan dalam kehidupan yang kurangmampu dan kehidupan kriminalnya dilaporkan dimulai pada usia dini. Menurut beberapa catatan, pada usia 11 dia membantu menculik seorang anak laki-laki, dan setelah keluarga kayanya menolak untuk membayar uang tebusan, dia menembaknya.

Selain itu, dia dituduh sebagai pencopet dan pelacur. Saat masih remaja, dia menikah dengan seorang penjahat kelas kakap, dan pasangan itu memiliki tiga anak. Namun, mereka kemudian bercerai, Blanco diyakini telah memerintahkan pembunuhannya beberapa tahun kemudian dan pada awal 1970-an dia memulai hubungan dengan Alberto Bravo, seorang pengedar narkoba yang akhirnya dia nikahi. Demikian dilansir dari britannica, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: Pemuda Terkaya di RI Berharta Rp26,1 Triliun, Siapa Dia?

Sebenarnya di Kolombia, nama pengedar paling terkenal adalah Pablo Escobar. Tapi Blanco menjadi menarik karena seorang wanita yang menjadi bos pengedar kokain di Kolombia.

Usai menikah dengan Alberto Bravo, Blanco terlibat dalam perdagangan kokain. Dengan New York City sebagai basis mereka, pasangan itu mulai membawa narkoba ke Amerika Serikat. Dibantu oleh kreativitas Blanco, dia membuat pakaian dalam dengan kompartemen rahasia untuk menyelundupkan obat-obatan—pasangan ini menciptakan operasi yang luas dan sangat menguntungkan.

Namun, menghadapi tuduhan narkoba, Blanco kembali ke Kolombia pada tahun 1975. Tahun itu dia menjadi percaya bahwa suaminya mencuri uang, dan baku tembak antara pasangan itu mengakibatkan kematian Bravo. Sesuai dengan julukannya sebagai "Janda Hitam", dia dilaporkan kemudian membunuh suami ketiganya juga.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Miliarder Keturunan Tionghoa Punya Banyak Harta hingga Rp311 Triliun

Pada akhir 1970-an Blanco telah pindah ke Miami, di mana membuat reputasinya sebagai "Ibu baptis Kokain." Berusaha untuk menghilangkan pesaingnya, dia menunjukkan kekejaman yang berani yang menjerumuskan kota ke dalam periode kekerasan yang dikenal sebagai Perang Koboi Kokain.

Dia diduga memerintahkan banyak pembunuhan, banyak di antaranya dilakukan oleh orang-orang bersenjata dengan sepeda motor, sebuah praktik yang konon dia ciptakan.

Selain itu, sejumlah pembunuhan terjadi di siang bolong, termasuk tembak-menembak di mal lokal pada 1979. Didukung oleh kekerasan dan kelicikan yang tajam, Blanco menjadi salah satu pengedar narkoba terkaya di dunia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement