Share

Fakta-Fakta Daftar Pekerjaan di RI Bergaji Rp250 Juta, Tertarik?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 13 Februari 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 12 622 2546257 fakta-fakta-daftar-pekerjaan-di-ri-bergaji-rp250-juta-tertarik-AjsYPLGOpI.jfif Fakta pekerjaan gaji besar di RI. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Ada pekerjaan-pekerjaan di Indonesia yang bisa mendapat gaji berkisar sampai ratusan juta.

Untuk para pencari kerja ini bisa jadi rekomendasi.

Di mana, pekerjaan dengan gaji besar adalah impian banyak orang.

 BACA JUGA:Mau Cuan Bertambah? Ini 4 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Berikut fakta-fakta menarik 10 pekerjaan ini punya gaji tertinggi di Indonesia yang dirangkum di Jakarta, Minggu (13/2/2022):

1. Corporate Suite

Posisi ini disebut eksekutif di perusahaan bahkan berada di urutan teratas. Hal itu karena gajinya yang besar.

Gaji Chief Financial Officer, Chief Executive Officer, Chief Operating Officer bisa mendapat penghasilan Rp137 juta hingga Rp250 juta.

2. Head of Finance

Kepala keuangan yang bertanggung jawab atas keuangan organisasi, mengawasi anggaran di berbagai departemen, melakukan manajemen risiko, mengevaluasi investasi dan memastikan bisnis tetap menguntungkan memiliki gaji yang besar.

Mereka bisa mendapat gaji berkisar Rp115 juta sampai Rp115 juta.

3. Country Sales Manager

Dalam setiap perusahaan ada bagian penjualan. Di mana mereka yang memimpinnya mendapat kompensasi yang baik ketika pekerjaan tersebut mendapat hasil luar biasa.

Bahkan Country Sales Manager bisa digaji Rp113 juta hingga Rp175 juta. Tapi itu tergantung pada industri, ukuran perusahaan, dan volume penjualannya.

Kemudian, Direktur Penjualan memperoleh juga mengelola upaya strategis agar tim penjualan perusahaan dapat memenuhi target penjualan yang diproyeksikan.

4. Head of Risk

Kepala Risiko atau Direktur Risiko perusahaan bisa penghasilan hingga Rp150 juta. Itu karena mereka harus profesional, memiliki gelar terkini, dan pengetahuan terkini tentang peraturan dan regulasi yang terus berubah.

Alasannya, peran mereka begitu penting dan menjadi salah satu kunci dalam melindungi kepentingan perusahaan.

 BACA JUGA:Pekerjaan di RI dengan Gaji Ratusan Juta Rupiah, Tertarik?

5. Direktur Pemasaran

Direktur Pemasaran juga dapat memiliki penghasilan Rp110 juta hingga Rp150 juta. Karena pemasaran salah satu yang paling penting bagi perusahaan yang ingin memperoleh klien, pelanggan baru, meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan pangsa pasar.

6. Direktur Manajemen Proyek

Menjadi Direktur Proyek dapat menghasilkan Rp130 juta hingga Rp140 juta. Pekerjaan ini biasanya terkait manajemen tingkat tinggi yang dapat mencakup sejumlah tanggung jawab, tergantung pada industri, proyek, dan ukuran tim yang dikelola.

7. Direktur Teknik

Direktur Teknik di berbagai industri dapat menerima gaji sebanyak Rp117 juta hingga Rp129 juta. Pekerjaan mereka yakni, memimpin departemen engineering sebuah perusahaan.

Lalu, merencanakan dan mengarahkan semua aspek kegiatan teknik mulai dari mempekerjakan hingga melatih anggota tim baru untuk mengelola proyek dan anggaran teknik.

8. Supply Chain Director

Supply Chain Director biasanya bisa mendapatkan hingga Rp103 juta. Karena industri manajemen rantai pasokan berkembang untuk merangkul otomatisasi digital lebih dari sebelumnya.

Kemudian, direktur operasi harus menavigasi secara strategis untuk menjadi pendorong pendapatan bagi bisnis, memberikan jadwal yang lebih ketat, pemenuhan yang lebih cepat, efisiensi yang lebih baik, dan keuntungan yang lebih tinggi.

9. Kepala Pengadaan

Peran Kepala Pengadaan mengawasi pembelian perusahaan memiliki gaji yang bisa mencapai Rp99 juta. Kepala pengadaan bekerja sama dengan tim keuangan dan logistik.

Di mana tanggung jawab mereka untuk menetapkan strategi dan kebijakan pembelian sambil memenuhi anggaran perusahaan serta persyaratan operasional lainnya.

10. Kepala Hukum

Kepala Hukum penghasilannya bisa tembus Rp57 juta hingga Rp91 juta. Kepala Hukum atau penasihat umum di sebuah perusahaan publik biasanya lebih dari sekadar menjabat sebagai pengacara.

Bahkan, mereka membantu mendorong efisiensi dalam organisasi mereka dengan memanfaatkan teknologi hukum.

Mereka juga diminta untuk memanfaatkan pengetahuan industri dan berfungsi sebagai penasihat bisnis untuk CEO.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini