Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Mencuri Uang Lewat Ponsel, Begini Modusnya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 17 Februari 2022 |10:38 WIB
Waspada! Mencuri Uang Lewat Ponsel, Begini Modusnya
Modus Penipuan Mencuri Uang Lewat Ponsel (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Barclays menyebut para penjahat menggunakan taktik psikologis untuk menguras uang tunai korbannya di tengah meningkatnya angka penipuan.

Chief Behavioural Scientist Bank Barclays, Dr Pete Brooks, mengatakan mereka menggunakan trik khusus, termasuk menciptakan ilusi kelangkaan produk atau berpura-pura menjadi pihak berwenang untuk memanipulasi korban secara sosial.

Dia mengatakan para penipu mengincar orang selama berminggu-minggu melalui aplikasi kencan dan dalam beberapa kasus membangun hubungan emosional. Dr Brooks menambahkan, mereka menyasar mangsanya dengan melihat bias dan sifat kepribadian orang.

Dia mengatakan kepada BBC meskipun jenis penipuan tidak berubah selama beberapa dekade, penjahat menjadi lebih canggih dan dapat menggunakan lebih banyak saluran" untuk mengincar orang-orang. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi kencan.

Dr Brooks mengatakan para penipu akan terhubung dengan orang yang cocok dengan mereka, membangun hubungan dalam periode waktu tertentu, dan kemudian mengeksploitasi sifat korbannya agar mereka mau mentransfer uang.

"Sebagian besar dari kita percaya begitu saja," kata Dr Brooks dikutip BBC Indonesia, Kamis (17/2/2022).

Dr Brooks mengatakan penipuan pembelian, di mana barang yang dibeli secara daring tidak ada atau tidak pernah sampai, adalah jenis yang paling umum.

Dia mengatakan kejahatan semacam itu melibatkan penipu yang menciptakan kelangkaan yang menyebabkan 'nilai' dari barang yang mereka jual bisa memotivasi konsumen bertindak cepat, tanpa mempertimbangkan lebih jauh.

Misalnya, mengiklankan sesuatu dengan penawaran hanya satu kali, tambahnya, atau produk dengan harga atau edisi terbatas, atau "mendorong untuk membeli sesuatu yang 'harus' dibeli sekarang, meski Anda belum pernah melihat produknya dalam kehidupan nyata.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement