Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Strategi Pengusaha Logistik Raup Cuan pada 2022

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Senin, 21 Februari 2022 |12:43 WIB
Strategi Pengusaha Logistik Raup Cuan pada 2022
Bisnis logistik terdampak pandemi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA — Bisnis logistik membaik seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia tahun ini. Asosiasi Logitsik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai aktivitas industri dan logistik dari sejumlah infrastruktur di Indonesia dapat terus bertumbuh di 2022.

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan untuk kegiatan investasi yang didorong penggabungan atau mergernya Pelindo hingga pertumbuhan ekonomi Sejalan dengan hal tersebut, dia memastikan bahwa jasa logistik akan ikut tumbuh.

“Saya pikir kita dari ALFI, mengapresiasi apa yang dilakukan Pelindo ada dua hal yang tentunya kita harapkan mulai dari efisiensi yang kita harapkan dan telah menggabungkannya pelabuhan-pelabuhan dan kita masih tunggu blue print dan apa yang dilakukan untuk menurunkan biaya logistik,” kata dia dalam program Market Review IDX channel, Senin(21/2/2022).

Yukki Nugrahawan menilai dengan adanya pengabungan dapat berdampak pada pelayanan, efisiensi, digitalisasi dan memberikan kemudahan bagi para penerima jasanya.

“Dari segala peningkatan, mulai dari dalam negeri sangat jelas pertumbuhannya dan kita mengacu pada angka tahun 2022 yang lalu 67 Persen dari konsumsi dan 33 dari investasi, digitaliasi berapa pengguna mobile phone bagaimana dari perubahan-perubahan ini bisa terus disesuaikan dan pemerintah targetkan investasi lebih dari 1200 Triliun,” urainya

Tak hanya itu, Jasa logistik pendukung proyek investasi di Indonesia juga semakin merata. Hal ini sejalan dengan tren investasi yang semakin seimbang secara kewilayahan antara Jawa dan luar Jawa tidak Jawasentris.

“Kita optimis di tahun ini kami siap, dengan pertumbuhan itu. Apalagi neraca perdagangan kita juga masih surplus sepanjang Januari 2022 jika dibanding periode yang sama tahun lalu. Kita dorong dan berkampanye. Begitu pun dengan ekspor dan impor awal tahun 2022 juga masih beranjak naik ketimbang periode yang sama tahun lalu,”ujarnya.

Pihak ALFI terus mendorong melakukan peningkatan penggunaan Digitalisasi seperti mendorong implementasi National Logistic Ecosystem atau NLE.

“Kita harus adaptif, kita berikan informasi yang positif dan Sistem ini dinilai mampu memperbaiki manajemen supply chain atau rantai pasokan, sehingga proses logistik sehingga biaya yang dikeluarkan lebih efisien dan semakin murah,” tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement