Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi China Melambat Berdampak ke Indonesia

Antara , Jurnalis-Senin, 21 Februari 2022 |22:02 WIB
Ekonomi China Melambat Berdampak ke Indonesia
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Abdurohman menyatakan bahwa perlambatan perekonomian China bisa berdampak ke Indonesia.

"Di 2021, tren ekonomi China terus mengalami perlambatan dari 8,3 persen year on year pada kuartal I 2021 menjadi 4 persen di kuartal IV, " kata Abdurohman dikutip Antara di Jakarta, Senin (22/2/2022).

Salah satu faktor yang menurunkan kinerja perekonomian China ialah persoalan di sektor konstruksi dan real estat yang mengalami kontraksi cukup dalam.

"Dan beberapa negara sudah mulai melakukan exit strategy atau exit policy. China saat ini malah mendorong ekonominya dengan melakukan stimulus moneter dengan menurunkan suku bunga," katanya.

Sebagai negara mitra dagang utama Indonesia, tren pelemahan perekonomian China berpotensi berdampak terhadap Indonesia.

Pada Januari 2021, ekspor Indonesia ke China mencapai 3,51 miliar dolar AS atau 19,25 persen dari total ekspor. Adapun impor dari China mencapai 5,85 miliar dolar AS atau 36,55 persen.

Selain pelemahan perekonomian China, kondisi luar negeri lain yang mesti diantisipasi Indonesia ialah inflasi Amerika Serikat yang telah mencapai 7,5 persen atau menjadi inflasi tertinggi di Amerika Serikat dalam 4 tahun terakhir.

"Ini yang men-trigger Amerika Serikat melakukan pengetatan kebijakan moneter dalam bentuk tapering off The Fed atau pengurangan pembelian aset dan meningkatkan suku bunga yang diperkirakan sampai lima kali di 2022. Dan kemudian, efeknya cukup besar adalah kontraksi balance sheet, ini yang kemungkinan besar akan masif dan agak mengkhawatirkan," katanya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement