Share

Kisah Penjual Buah di Indonesia Berharta Rp17,4 Triliun, Berhasil Kerjakan 30.000 Karyawan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 23 Februari 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 455 2551303 kisah-penjual-buah-di-indonesia-berharta-rp17-4-triliun-berhasil-kerjakan-30-000-karyawan-k7K33Qbr7h.jpg Kisah penjual buah berharta Rp17,4 triliun. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kisah Chairman PT Gunung Sewu Kencana (GSK) Husodo Angkosubroto, yang masuk dalam urutan ke-35 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Berdasarkan data Forbes, Husodo Angkosubroto memiliki kekayaan sebesar USD1,22 miliar atau setara Rp17,44 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Diketahui, ayah Husodo mendirikan GSK pada 1952 yang bergerak di bisnis trader komoditas.

 BACA JUGA:5 Negara Terkaya di Asia Tenggara, Indonesia Peringkat Berapa?

Di mana perusahaan ini berinvestasi di empat sektor utama yaitu makanan, properti, keuangan, dan manufaktur.

Kini, GSK sukses besar hingga telah memperkerjakan sekitar 30 ribu karyawan.

Lalu, GSK memiliki induk usaha bernama Great Giant Food (GGF).

Sebagai informasi, Husodo dan keluarganya memiliki 6 perusahaan makanan, yang paling populer adalah Sewu Segar Nusantara (SSN).

SSN merupakan perusahaan yang menjual buah-buahan segar lokal dan impor seperti pisang, nanas, jambu, apel dan pir yang tersedia berbagai supermarket di Tanah Air dengan merek Sunpride.

 BACA JUGA:Mengenal Sudhamek Agoeng Waspodo, Pernah Dihina Miskin Kini Jadi Orang Terkaya Berharta Rp14 Triliun

SSN didirikan pada tahun 1995 sebagai anggota dari kelompok investasi unggulan GSK.

Untuk mendukung buah lokal, SSN pun bekerja sama dengan petani untuk menghasilkan Golden Melon, dan Rock Melon di Jawa Barat, Jeruk Baby, dan Jeruk Keprok di Jawa Timur, dan Jeruk Medan, Pisang Barangan dan Jeruk gerga di Sumatera.

Baca Selengkapnya: Sumber Kekayaan Husodo Angkosubroto, 'Raja Pisang' Berharta Rp17,4 Triliun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini