Share

Erick Thohir Andalkan ID Food Bereskan Masalah Minyak Goreng

Suparjo Ramalan, iNews · Jum'at 25 Februari 2022 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 320 2553073 erick-thohir-andalkan-id-food-bereskan-masalah-minyak-goreng-MJXYiHMeY8.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan perusahaan pelat merah mengambil inisiatif agar harga minyak goreng di pasar kembali stabil. Inisiatif juga berupa pemenuhan cadangan agar minyak goreng tidak mengalami kelangkaan.

Pemerintah melalui Holding BUMN Pangan atau ID Food terus melakukan distribusi komoditas pangan dasar itu ke sejumlah pasar tradisional di Indonesia. Terakhir, ID Food mendistribusikan minyak goreng curah sebanyak 2 tangki berisi 18.000 kg dan 22.000 kg ke pedagang lokal di Pekanbaru.

"Kementerian BUMN berkomitmen mendukung upaya pemerintah menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan stok minyak goreng," ujar Erick melalui akun Instagramnya, Jumat (25/2/2022).

Erick menjelaskan total minyak goreng yang sudah didistribusikan oleh ID Food mencapai 4,3 juta liter. Jumlah itu merupakan akumulasi minyak goreng yang disalurkan perseroan sejak awal Februari hingga 21 Februari tahun ini.

Sementara itu, ada 715.000 liter stok minyak goreng yang disiapkan ID Food dan akan didistribusikan sepanjang Februari 2022 ini.

"Stok minyak goreng yang siap didistribusikan kepada masyarakat sampai akhir bulan Februari adalah sekitar 715 ribu liter," tutur Erick.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia memandang, inisiatif Holding BUMN pangan tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab BUMN sebagai pelayanan masyarakat, selain menjalankan tugas korporasinya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi mengatakan menjelang persiapan Ramadhan, Badan Pangan Nasional menjamin ketersediaan dan stabilisasi harga pangan meliputi minyak goreng.

Menurutnya, hal ini merupakan penugasan Presiden kepada Badan Pangan Nasional agar dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan beberapa komoditas pangan jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini