Share

Sandiaga Uno: Industri Perfilman Banyak Serap Tenaga Kerja, Sinyal Kebangkitan Ekonomi Kreatif

Antara, Jurnalis · Sabtu 26 Februari 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 26 320 2553390 sandiaga-uno-industri-perfilman-banyak-serap-tenaga-kerja-sinyal-kebangkitan-ekonomi-kreatif-LFhMubBT9H.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Perfilman merupakan salah satu subsektor yang terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Industri perfilman juga memiliki multiplier effect untuk mempercepat pemulihan ekonomi, berkontribusi terhadap pemberdayaan dan kemandirian masyarakat, serta mengangkat local hero, khususnya komunitas film pendek daerah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berharap para sineas muda daerah terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan kreativitasnya.

"Selamat berkreasi, ciptakan karya-karya hebat, kembangkan potensi daerah, dan buktikan kita mampu jadi agen perubahan untuk masa depan. Semoga film pendek akan semakin berjaya dan dapat berpartisipasi dalam berbagai festival film lainnya baik skala nasional dan internasional," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (26/2/2022).

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno dalam acara Meet and Greet Family Sunday Movie. Meet and Greet Family Sunday Movie (FSM) merupakan salah satu rangkaian dari program Family Sunday Movie 2022 yang diinisiasi oleh Kemenparekraf/Baparekraf melalui Direktorat Musik, Film, dan Animasi.

FSM sendiri adalah sebuah festival film pendek untuk memberikan apresiasi bagi para pelaku industri perfilman khususnya film indie di Indonesia, sekaligus untuk mempromosikan karya film pendek yang terpilih.

Melalui Family Sunday Movie diharapkan tercipta wadah bagi para sineas daerah untuk mengangkat film pendek agar mampu bersaing, dan menjadi kebanggaan dalam industri perfilman Indonesia.

Para sineas muda daerah juga mendapat kesempatan yang sama untuk menampilkan karya-karyanya, mendapatkan pengalaman berkompetisi, mengasah kemampuan untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi, serta membuka peluang untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya dan berdampak ekonomi yang berkelanjutan.

Ajang Family Sunday Movie (FSM) sendiri mendapat respon yang positif dari para sineas lokal. Sebanyak 215 film sudah terdaftar dalam kurun 11 hari, terhitung sejak 2 hingga 12 Februari lalu.

"Jika 1 komunitas membutuhkan tenaga sekitar 30 orang, dengan 215 film artinya ada sekitar 6.450 tenaga kerja yang terserap. Ini menjadi sinyal kebangkitan sektor ekonomi kreatif," lanjut Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno pun mengumumkan dua film pendek yang terpilih, "Maramba" dari Komunitas Etanan Films untuk genre dokumenter dan "Gemintang" dari Komunitas Gresik Film untuk genre fiksi, dalam "Meet and Greet Family Sunday Movie" periode Februari 2022.

Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Mohammad Amin menyatakan, ajang FSM membuktikan bahwa sineas lokal produktif dalam menghasilkan karya yang luar biasa.

“Antuasiasme begitu tinggi terhadap program Kemenparekraf untuk mendukung perkembangan film indie di Indonesia melalui karya-karya sineas atau komunitas film lokal. Kegiatan FSM juga memberi dampak yang signifikan terhadap pergerakan roda ekonomi, bertumbuhnya lapangan kerja, dan banyaknya tenaga kerja," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini