Share

Alasan Pedagang Daging Sapi Tetap Mogok Jualan

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 01 Maret 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 28 320 2554376 alasan-pedagang-daging-sapi-tetap-mogok-jualan-sYSTsHr1CM.JPG Pedagang daging sapi tetap pilih mogok jualan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Alasan pedagang daging sapi di pasar Tambun, Bekasi tetap mogok jualan mulai 28 Februari 2022 karena takut kena sanksi.

Salah satu pedagang daging sapi Budi (36) menyebut, kalau dia memilih mogok jualan karena takut sanksi berupa tidak mendapat pasokan daging sapi dari suplier.

"Ntar kena sanksi. Enggak mau saya. Makanya saya ikut mogok," bebernya, Senin (28/2/2022).

 BACA JUGA:Pengumuman! Pedagang Daging Sapi Tak Jadi Mogok Jualan, Ini Alasannya

Selain itu, dia juga mogok agar tuntutannya soal harga daging sampi bisa kembali normal bisa terpenuhi.

"Kami tetap mogok. Semuanya nggak ada yang jualan di sini. Harga dagingnya masih mahal," ujarnya.

Kemudian, dia mengaku jika tahu informasi terkait aksi mogok ini dari Facebook.

Pada edaran tersebut berisikan imbauan kepada pedagang daging sapi untuk tidak berjualan selama lima hari terhitung dari 28 Februari - 4 Maret 2022.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Saya tahunya dari Facebook. Ada edarannya gitu. Isinya kurang lebih mengimbau pedagang daging sapi untuk tidak berjualan dulu selama lima hari mulai hari ini sampai Jumat nanti," jelasnya.

Sebagai informasi, harga daging sapi yang dijualnya tembus Rp140.000 per kilogram.

Padahal, biasanya hanya Rp120.000 per kilogram.

Baca Selengkapnya: Pengakuan Sejumlah Pedagang Daging Sapi Pilih Tetap Mogok Jualan Hari Ini

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini