Share

Pengusaha Daging Sapi Waspadai Kenaikan Harga di Bulan Ramadhan

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Sabtu 05 Maret 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 320 2556820 pengusaha-daging-sapi-waspadai-kenaikan-harga-di-bulan-ramadhan-icHr8mgvco.jpg Harga daging sapi naik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Harga daging sapi dan sejumlah pangan mulai mengalami kenaikan jelang Ramadhan. Bulan besar bagi umat Islam ini diperkirakan akan jatuh pada awal April 2022.

Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata) Diana Dewi menilai Ramadan menjadi berkah bagi para pedagang daging.

Diana mencermati sejumlah pedagang sembako lain turut menjual daging, dengan tujuan untuk memaksimalkan pendapatan dalam momentum tersebut.

"Biasa kalau mereka (pedagang) ini, yang tadinya penjual cabai pun pada saat hari raya Ramadan itu mereka jualan daging," kata Diana dalam Dialog 'Quo Vadis Sembako Nasional', secara virtual, Sabtu (5/3/2022).

Spesifik bicara ihwal daging sapi, Diana memahami bahwa sebelumnya telah terjadi pemogokan para pedagang akibat lonjakan harga di pasaran.

Selain mekanisme pasar, kenaikan harga juga dipicu oleh kelangkaan impor sapi hidup dari Australia. Permintaan yang tinggi di pasar domestik, secara otomatis mendongkrak harga.

Diana mencatat harga daging sapi di pasar dijual rata-rata Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram. Sementara harga sapi bakalan Australia juga telah meningkat menjadi USD4,2 per kilogram, bahkan sempat menyentuh USD4,4 per kilogram.

"Karena harga sudah demikian, pedagang merasa bahwa ini mau hari raya ini, mau ramadhan ini, dan hari raya serta ramadan kalau buat kalangan pedagang daging itu adalah panen. Mereka khawatir harga naik terus, sehingga kemarin kita tahu mereka melakukan mogok," terang Diana.

Dirinya berharap kebutuhan masyarakat atas daging sapi tetap terpenuhi, dan dapat menjangkau di berbagai tingkatan konsumen.

"Saya melihatnya, kondisi (kenaikan) ini berulang. Jadi saya rasa ke depan kebutuhannya juga sesuai dengan produksi yang ada, jadi tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini