Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Perang Rusia-Ukraina Bikin Ekonomi Terguncang hingga Sektor yang Diuntungkan

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Minggu, 06 Maret 2022 |05:39 WIB
6 Fakta Perang Rusia-Ukraina Bikin Ekonomi Terguncang hingga Sektor yang Diuntungkan
Konflik Rusia-Ukraina hambat pemulihan ekonomi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

3. Harga Emas Kian Mahal

Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), bangkit dari penurunan sehari sebelumnya saat dilanda aksi ambil untung, karena meningkatnya konflik Rusia dan Ukraina dan melonjaknya inflasi menjaga permintaan terhadap aset safe-haven emas tetap kuat.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 13,6 dolar AS atau 0,71%, menjadi ditutup pada 1.935,90 dolar AS per ounce.

Harga emas berjangka tergelincir 21,5 dolar AS atau 1,11% menjadi 1.922,30 dolar AS pada Rabu (2/3/2022), setelah melonjak 43,1 dolar AS atau 2,27% menjadi 1.943,80 dolar AS pada Selasa (1/3/2022), penyelesaian tertinggi dalam 13 bulan.

4. RI Diminta Antisipasi

Konflik Rusia-Ukraina terus berlanjut dan berdampak pada rantai pasok komoditas dari dua negara ini. Hal tersebut menimbulkan kenaikan harga yang cukup tajam.

Indonesia dinilai harus melakukan mitigasi dampak perang Rusia-Ukraina ini karena eskalasi konflik kedua negara menambah beban berat pemulihan ekonomi Indonesia imbas pandemi Covid-19.

"Selama ini Bank Indonesia dan pemerintah yaitu Kementerian Keuangan selalu membicarakan exit strategy dari kondisi pandemi ini. Dengan adanya konflik ini, exit strategy ini pastinya akan lebih sulit lagi, lebih menantang lagi," kata Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri dalam IDX Channel Market Review, Jumat (4/2/2022).

Lebih lanjut, di satu sisi, kenaikan harga-harga kebutuhan pokok seperti minyak, gas, dan komoditi lainnya harus diimbangi dengan kebijakan moneter yang tepat. Di sisi lain, ekonomi Indonesia harus lebih ekspansif untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement