Hal ini terjadi usai Rusia melakukan invasi ke Ukraina.
Adapun sejumlah perusahaan internasional tersebut seperti Renault, PepsiCo, Nestle, BP, Danone, hingga Exxon Mobil.
Ekonomi Rusia diperkirakan mengalami kontraksi 20% pada kuartal II yakni sekitar 3,5% untuk setahun.
BACA JUGA:Rusia Tunda Peluncuran Roket Soyuz Usai Terima Sanksi Eropa
Bahkan, Rusia dikabarkan akan mengalami inflasi mencapai 10% di akhir tahun dengan risiko yang sangat condong meningkat.
Selain itu, Google telah menangguhkan seluruh iklan jaringannya yang ada di Rusia.
Sementara aplikasi sosial media Twitter juga melakukan keputusan yang serupa.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.