Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Airlangga Minta Doa Ulama agar RI Keluar dari Pandemi dan Ekonomi Kembali Pulih

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 12 Maret 2022 |13:09 WIB
Menko Airlangga Minta Doa Ulama agar RI Keluar dari Pandemi dan Ekonomi Kembali Pulih
Menko Airlangga minta doa ulama agar Indonesia keluar dari pandemi dan ekonomi kembali pulih. (Foto: Kemenko)
A
A
A

Vaksin ini sebagai usaha untuk melindungi diri dan masyarakat dari penularan Covid-19, terutama bagi lansia dan yang memiliki penyakit bawaan (komorbid).

“Kami ucapkan terima kasih kepada para Alim Ulama Provinsi Sulsel yang telah mendukung Program Vaksinasi Covid-19 dengan mensosialisasikan bahwa vaksin itu halal dan aman. Kami mohon doanya dari para Alim Ulama dan pengurus Ponpes sekalian, agar kita dapat segera keluar dari krisis kesehatan ini dan segera dapat memulihkan ekonomi kita,” kata Menko Airlangga dalam acara yang mengangkat tema “Peran Ulama Menggerakkan Ekonomi Keumatan dan UMKM di Sulawesi Selatan” tersebut.

 BACA JUGA:Menko Airlangga: Listening to The World Merangkul Inklusivitas yang Belum Pernah Terdengar

Per 10 Maret 2022, kasus aktif di Provinsi Sulsel tercatat 1.753 kasus atau 8,95% dari total kasus sebanyak 140.613 kasus, terdiri dari kasus pasien yang sembuh sebanyak 126.446 (89,33%) dan 2.414 (1,71%) kasus kematian.

Hal tersebut menjadi penyebab diterapkannya Level 3 pada Provinsi Sulsel dengan transmisi komunitas Level 2, kapasitas respon terbatas, namun vaksinasi sudah memadai yakni total Dosis-1 umum yang sudah disuntikkan sebanyak 85,16%, Dosis-2 adalah 58,68%, dan Dosis-1 lansia adalah 67,62%.

“Saat ini, pandemi Covid-19 sudah masuk tahun ketiga, dan sekarang setelah adanya vaksin booster, maka banyak kegiatan sudah bisa dilakukan. Dalam kebijakan terakhir,pemerintah sudah memutuskan bahwa pelaku perjalanan dalam negeri sudah tidak perlu melakukan tes PCR atau antigen kalau dia sudah menerima 2 kali dosis vaksin lengkap. Hal ini diharapkan bisa makin menggerakkan perekonomian,” harapnya.

Dari sisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulsel bergerak seiring pertumbuhan ekonomi nasional, yang ditunjukkan dengan angka pertumbuhan sebesar 7,89% (yoy) pada Kuartal IV 2021 tumbuh, lebih tinggi dari capaian nasional sebesar 5,02% (yoy).

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah disiapkan sebesar Rp455,62 triliun, dan untuk menjaga kesejahteraan rakyat yakni dalam bentuk perlindungan sosial (perlinsos) disiapkan dana sebesar Rp154,76 triliun. Termasuk dalam program perlinsos, diberikan juga Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BTPKLWN) kepada sekitar 2,7 juta penerima yang diutamakan untuk masyarakat di 212 kabupaten/kota yang menjadi prioritas dalam Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

“Kemiskinan ekstrem diharapkan dapat dikurangi secara maksimal di 2024. Pemerintah hadir dan berkomitmen mengurangi kesenjangan antara masyarakat mampu dengan mereka yang masih harus didukung daya belinya,” bebernya.

Dalam mendukung ekonomi umat, dalam hal ini ekonomi Ponpes, Pemerintah juga sudah menyiapkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro dan Mikro.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement