Share

Sri Mulyani Berbincang dengan Penerima KPR Rumah Murah, DP Rp3 Juta Bayar Kredit Rp1 Juta/Bulan

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 470 2561482 sri-mulyani-berbincang-dengan-penerima-kpr-rumah-murah-dp-rp3-juta-bayar-kredit-rp1-juta-bulan-clCNEugqrU.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbincang dengan penerima Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Budi Riana Dewi sehari-sehari bekerja sebagai penjual krupuk.

Ibu dengan 4 orang anak ini sangat bersyukur akhirnya memiliki rumah tinggal sendiri di kawasan perumahan Mutiara Batang. Sebelumnya, selama bertahun-tahun mereka pindah dari satu rumah kontrakan ke kontrakan yang lain.

Baca Juga: KPR Sepanjang 2021 Tersalurkan Rp465 Triliun, Berapa Rumah Terbangun?

Kemudian, Nur Marya Ulfa, sang penjual kue kering dan ayam juga tidak mengira akhirnya bisa punya rumah sendiri yang terjangkau karena DP dan cicilannya murah. Ditambah bonus rumahnya dekat dengan pabrik tempat suaminya bekerja.

"Bu Budi dan Nur Marya adalah sebagian kecil dari para penerima manfaat fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) FLPP yang memberikan beragam keringanan. Contohnya berkat subsidi, bu Budi membayar Down Payment (DP) yang rendah (Rp3 Juta) hingga cicilan yang ringan (Rp1 Juta/bulan)," tulis Sri dalam akun Instagram resminya @smindrawati, Senin (14/3/2022).

Baca Juga: 3 Tips agar Cepat Membeli Rumah

Karenanya, dia senang dengan adanya program KPR FLPP yang memberikan fasilitas berupa likuiditas pembiayaan perumahan kepada kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memperoleh tempat tinggal.

"Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengucurkan Penambahan Modal Negara (PMN) kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) @ptsmfpersero, special mission vehicle (SMV) Kemenkeu, yang disalurkan untuk FLPP agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memperoleh hunian yang layak dan terjangkau," tulisnya.

Sepanjang tahun 2021, penyaluran dana KPR FLPP mencapai Rp24,19 triliun untuk 178.828 unit rumah. Dari nominal tersebut, porsi Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebesar Rp19,58 triliun dengan Rp16,62 triliunnya berasal dari APBN.

"Sumbernya darimana? Dari masyarakat juga, dari tiap-tiap Rupiah yang disetorkan kepada negara melalui perpajakan. Inilah gotong-royong. Untuk mengatasi permasalahan kebutuhan rumah bagi rakyat, seluruh pihak harus untuk mewujudkannya. Kita bisa!," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini