Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Peraturan 50-30-20 dalam Anggaran Pengeluaran dan Tabungan?

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2022 |21:10 WIB
Apa Itu Peraturan 50-30-20 dalam Anggaran Pengeluaran dan Tabungan?
Peraturan 50/30/20 dalam anggaran pengeluaran dan tabungan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Apa itu peraturan 50/30/20 dalam anggaran pengeluaran dan tabungan akan diulas dalam artikel ini. Prinsip 50/30/20 bisa digunakan untuk membantu mengatur keuangan bulanan Anda.

Prinsip 50/20/30 dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren dan putrinya, dalam buku “All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan”.

Aturan dasar ini bertujuan untuk membagi pendapatan setelah pajak, mengalokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan.

Berikut peraturan 50/30/20 dalam anggaran pengeluaran dan tabungan seperti dilansir simulasikredit, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

1. Hitung Penghasilan Setelah Pajak

Penghasilan setelah pajak merupakan sisa gaji setelah membayar pajak. Misalnya seperti pajak daerah, pajak penghasilan, jaminan sosial, dan lain sebagainya.

2. Batasi Kebutuhan hingga 50% dari Penghasilan Setelah Pajak

Anda harus menghitung berapa banyak uang yang dihabiskan untuk kebutuhan setiap bulannya. Misalnya seperti untuk makanan, tempat tinggal, asuransi kesehatan, dan kendaraan termasuk ke dalam kebutuhan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement