Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ma'ruf Amin: Presiden Minta Kelangkaan Solar Segera Diatasi

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |16:31 WIB
Ma'ruf Amin: Presiden Minta Kelangkaan Solar Segera Diatasi
Kelangkaan solar harus segera diatasi (Foto: Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar kelangkaan solar di sejumlah daerah segera diatasi. Hal ini diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

“Ya kemarin Bapak Presiden sudah memberikan instruksi ini agar segera diantisipasi kelangkaan solar ini,” kata Wapres di sela kunjungan kerja di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/2/2022).

Wapres juga menegaskan para menteri terkait telah diminta melakukan langkah untuk pemenuhan ketersediaan soal ini. Dia memastikan saat ini sedang digodok sejumlah langkah untuk mengatasi kelangkaan solar.

“Para menteri terkait diminta melakukan langkah-langkah untuk pemenuhan ketersediaan solar ini. Saya kira tunggu saja beberapa hari ini, akan beberapa yang diumumkan langkah langkah seperti apa, saat ini sedang digodok,” tegas Wapres.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kelangkaan terjadi karena kuota solar bersubsidi pada 2022 sebesar 15,1 juta kiloliter, lebih kecil dibanding tahun lalu, sedangkan kebutuhan meningkat akibat perekonomian yang kembali mulai pulih dan ada dugaan penyelewengan di lapangan.

Padahal, Pertamina telah mendistribusikan solar bersubsidi hingga melebihi 10% dari kuota bulanan yang ditetapkan pemerintah.

Untuk mengatasi kelangkaan itu, Pertamina akan tetap mendistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan, meski penyalurannya sudah melebihi kuota yang semestinya ditetapkan oleh pemerintah.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement