Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sektor Ritel Pesimis Bisa Tumbuh Pesat di Ramadan dan Lebaran 2022, Kenapa?

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 05 April 2022 |13:47 WIB
Sektor Ritel Pesimis Bisa Tumbuh Pesat di Ramadan dan Lebaran 2022, Kenapa?
Ilustrasi ritel. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Fernando Repi mengatakan, dengan adanya kenaikan PPN menjadi 11 persen diprediksikan akan memperlambatnya pertumbuhan sektor ritel, meskipun saat ini mendekati momen Lebaran 2022.

Diketahui, sektor ritel merupakan salah sektor yang selalu berlangganan mengalami peningkatan ketika masuk bulan Ramadan.

Banyak masyarakat mengunjungi ritel modern ketika mulai memasuki lebaran.

 BACA JUGA:Usai Minyak Goreng Kini Gula Langka, Rak Penyimpanan di Ritel Kosong Melompong

Menurutnya, dengan adanya hari besar kegamaan pada tahun ini, Aprindo memprediksikan pertumbuhan ritel tahun ini bisa tembus di angka 5-6 persen.

"Tapi dengan adanya kenaikan ini target tersebut agak pesimis untuk kita capai, hanya sekitar 4 persen sampai 4,2 persen," ujar Fernando Repi dalam Marker Review IDXChanel Selasa (5/4/2022).

Menurutnya penerapan PPN menjadi 11 persen bukan menjadi masalah, namun momentum penerapannya yang kurang tepat untuk dilakukan saat ini.

"Ya mungkin bisa ditarik lagi lah, lebih lama lagi (diterapkan PPN 11 persen), misal bulan Agustus yang biasanya konsumsi masyarakat sedang tinggi," lanjutnya.

Dia menyebut momentum Ramadan dan Lebaran ini sebenarnya menjadi kesempatan sektor ritel berkembang setelah dua tahun.

 BACA JUGA:Curhat Pengusaha Ritel: Distributor Minyak Goreng Masih Ada yang Ngumpet, Takut Diciduk Ya?

"Kita berharap setelah 2 tahun terpuruk pandemi tentu pada tahun ini bisa ada kenaikkan, terutama sektor ritel, seperti kita lihat pandemi sudah bisa terkendali, dan masyarakat juga sudah bisa melakukan aktivitasnya," harapnya.

"Kita berharap juga pemerintah bisa memberikan kelonggaran bagi kenaikan ppn di sektor ritel, terutama untuk kebutuhan pokok," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement