Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembiayaan Resi Gudang Rp278 Miliar di Kuartal I-2022, Komoditas Timah Mendominasi

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2022 |11:06 WIB
Pembiayaan Resi Gudang Rp278 Miliar di Kuartal I-2022, Komoditas Timah Mendominasi
Pembiayaan Resi Gudang (Foto: Kliring Berjangka Indonesia)
A
A
A

"Untuk itu, kami sebagai pusat registrasi resi gudang, juga terus meningkatkan layanan prima untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pemilik komoditas di Indonesia,” lanjutnya

Terkait dominasi komoditas timah, tentunya ini menjadi hal yang positif terkait perdagangan komoditas ini. Bagi pemilik komoditas khususnya eksportir, pemanfaatan resi gudang ini akan memberikan likuiditas pembiayaan.

"Hal ini dikarenakan produksi timah dilakukan setiap hari, sedangkan pengiriman ekspor bergantung terhadap trasportasi kapal laut yang hanya merapat di pelabuhan pada waktu-waktu tertentu," tambah Fajar Wibhiyadi.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No 14 tahun 2021 yang merupakan perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No 33 tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat disimpan dalam Sistem Resi Gudang, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, teh, rumput laut, gambir, timah, gula Kristal putih, kedelai serta ayam karkas beku.

Fajar Wibhiyadi menambahkan, pihaknya proyeksikan pembiayaan Resi Gudang di tahun 2022 ini mencapai lebih dari Rp500 Milliar.

"Untuk itu, kami bersama dengan pemangku kepentingan lain akan terus melakukan sosialisasi, baik kepada kalangan usaha, pemerintah daerah maupun pemilik komoditas,” pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement