Share

Kisah ART Menko Luhut yang Bekerja 37 Tahun, Mbak Sur Ditawari Naik Haji tapi Resign

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Senin 11 April 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 320 2576922 kisah-art-menko-luhut-yang-bekerja-37-tahun-mbak-sur-ditawari-naik-haji-tapi-resign-GtZkFReWsf.jpg Kisah Haru ART Menko Luhut (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kisah asisten rumah tangga atau ART Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengundang haru. Sebab, ART yang bernama Mbak Sur ini resign setelah bekerja selama lebih dari 37 tahun.

Luhut mengatakan, dedikasi seorang ART telah sangat berpengaruh dalam membantu banyak pekerjaan istri di rumah, dari mulai menemani anak-anak bermain sampai memasak makanan favorit sekeluarga.

"(Saya mau berhenti kerja dan istirahat di kampung halaman, Bu), begitulah ucap Mbak Sur kepada istri saya saat meminta izin untuk pensiun menjadi ART di rumah kami. Kemudian saya terharu karena bagaimana tidak? Sejak saya berpangkat Mayor, Mbak Sur lah yang praktis membantu banyak pekerjaan istri di rumah dari mulai menemani anak-anak bermain sampai memasak makanan favorit keluarga,” kata Menko Luhut dalam akun instagram pribadinya, Senin (11/4/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Luhut Jabatan Baru Lagi, Ini Tugas-tugasnya

Menurut Luhut, sebagai seorang prajurit yang sering meninggalkan keluarganya untuk bertugas, peran Mbak Sur sangat berarti bagi Luhut dan keluarga.

“Jadi memang sepenting itu bagi saya pribadi. Karenanya saya berjanji kepada Mbak Sur (pembantu ) untuk memberangkatkan dia beribadah haji, namun saat ini Mbak Sur belum siap. Saya katakan kepada Mbak Sur jika dirinya sudah siap untuk beribadah haji, Mbak Sur boleh hubungi saya,” katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Luhut pun membagikan momen perpisahan farewell party untuk mengajak anak, menantu, cucu untuk memberikan pelukan dan salam terakhir kepada ARTnya.

“Beliau (ART) yang bukan hanya seorang ART di rumah kami, tetapi juga bagian dari keluarga ini. Sekaligus saya ingin anak-anak dan cucu saya belajar bagaimana kita harus mengapresiasi dan berterima kasih kepada setiap orang yang membantu dan setia kepada kita, terlepas dari jabatan dan kedudukan sosial mereka,” katanya.

Luhut tidak akan pernah lupa jasa Mbak Sur. “Selamat jalan Mbak Sur, saya tidak akan pernah lupa bahwa saya punya utang budi kepada Mbak. Karena kesetiaan yang begitu besar dengan bekerja mengantikan saya di rumah tanga dalam membantu pekerjaan domestik yang juga merupakan tanggung jawab saya, namun saya harus tinggalkan karena tugas dan pekerjaan,” tulisnya.

“Semoga silaturahmi dan rasa kekeluargaan ini akan terus berlanjut sampai kapanpun. We will miss you,” tandas Luhut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini