Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM Subsidi Langka, Sektor Pertanian Ikut Menjerit

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Senin, 18 April 2022 |11:30 WIB
BBM Subsidi Langka, Sektor Pertanian Ikut Menjerit
BBM subsidi langka, sektor pertanian ikut menjerit. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite menjadi keluhan sebagian masyarakat. Tak terkecuali para petani.

Usai harganya naik, kelangkaan pun kian menjadi dalam beberapa waktu lalu.

Mungkin banyak orang mengira naiknya harga BBM serta kelangkaan beberapa waktu lalu hanya dialami oleh sebagian besar supir truk, padahal yang terjadi sebenarnya, para petani juga terkena imbas dari kelangkaan ini.

 BACA JUGA:Anggaran Subsidi BBM dan LPG Diprediksi Jebol Jadi Rp320 Triliun

Terbaru, Dekan Sekolah Vokasi IPB University sekaligus pengamat pertanian, Arief Daryanto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, bercerita, saat dirinya pergi ke Jawa Timur, dia merasakan kelangkaan BBM bersubsidi jenis Solar.

Dia pun menyebut saat datang ke pom bensin terjadi antrean panjang.

"Di sini perhitungan alokasi BBM jenis solar untuk berbagai daerah dan juga untuk berbagai keperluan perlu direvisi. Selain itu, kata dia, perlu juga adanya relaksasi distribusi solar bersubsidi di seluruh Indonesia," ujarnya, Senin (18/4/2022).

Lantas, bagaimana dampaknya pada sektor pertanian?

Pengamat Pertanian dari IPB itu terus terang bahwa BBM solar bersubsidi sangat penting untuk pertanian.

Sehingga jika terjadi kelangkaan maka akan berimbas pada produktvitas petani.

Misalnya, di kegiatan produksi, penanganan dan penyimpanan pasca panen, pengolahan, lalu kemudian juga distribusi logistik, semua proses itu membutuhkan bahan bakar solar.

"Sebagai contoh di sektor produksi, saat ini para petani banyak yang menunggu panen. Kemudian banyak sawah yang sekarang ini diakhiri dari pompa air. Jika solarnya sulit didapatkan maka pengairan akan terhambat. Lalu, jika pengairan terhambat maka akan terjadi food loss," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement