Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DART, Solusi Rekonsiliasi Piutang secara Digital dan Otomatis

Karina Asta Widara , Jurnalis-Selasa, 19 April 2022 |08:14 WIB
DART, Solusi Rekonsiliasi Piutang secara Digital dan Otomatis
Menggunakan Platfrom DART perusahaan dapat mempercepat waktu pemrosesan invoice secara signifikan/ Foto by Freepik
A
A
A

JAKARTA- Perusahaan yang bertumbuh pesat menghadirkan tantangan baru berupa peningkatan volume, frekuensi, dan jangkauan transaksi. Namun, proses penagihan dan pembayaran juga bisa menjadi lebih banyak, lama, dan memunculkan kerumitan ketika masih dilakukan secara manual. Pengecekan atau penyesuaian data (rekonsiliasi) account receivable (AR) atau piutang perusahaan pun menjadi tantangan tersendiri dalam situasi ini.

Proses administrasi secara manual rentan memunculkan selisih penagihan (invoice) dengan pembayaran dari klien, yang pada akhirnya berdampak ke arus kas perusahaan. Selama masih berlangsung secara manual, rekonsiliasi piutang bisa menjadi proses yang kompleks dengan aneka masalah. Pembayaran tak terlacak sering tak terhindarkan pula.

Dalam situasi seperti ini, digitalisasi adalah pilihan solusi efektif, termasuk dalam pengelolaan rekonsiliasi AR, apalagi bila proses digital tersebut dapat berjalan secara otomatis tanpa mengurangi akurasi dan transparansi. Otomatisasi yang efektif dan efisien akan memangkas rantai administrasi dari proses manual yang rentan memunculkan selisih atau ketidaksesuaian antara data penagihan dan pembayaran.

Melihat alur tantangan tersebut, HSBC menghadirkan solusi otomatisasi bagi rekonsiliasi AR, berupa Digital Account Receivables Tool (DART). Ini merupakan solusi layanan pengelolaan invoice secara digital dan otomatis, yang memungkinkan perusahaan dan pelanggan bertukar informasi penagihan dan pembayaran lewat satu platform.

Mengapa DART?

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement