Share

Posting Meme Kocak soal THR PNS, Sri Mulyani: Yang Didahulukan Orang Depok

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 19 April 2022 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 320 2581279 posting-meme-kocak-soal-thr-pns-sri-mulyani-yang-didahulukan-orang-depok-OUjDPoyI8f.png Sri Mulyani dapat Kiriman Meme Sindiran dan Jenaka soal THR PNS. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mendapat sindiran melalui meme kreatif soal Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Dirinya mengakui sering dikirimi meme menjelang THR Lebaran.

"Orang Indonesia memang kreatif dan jenaka. Setiap menjelang Hari Raya Iedul Fitri, saya sering mendapat kiriman meme. Meme tersebut berisi sindiran jenaka mengenai kapan THR akan diumumkan dan dibayar pemerintah," tulis Sri Mulyani di Instagramnya, Selasa (19/4/2022).

Meme tersebut memuat foto Presiden Jokowi berbincang dengan Sri Mulyani. Namun ada tulisan menarik dalam foto perpincangan keduanya.

Baca Juga: Demi THR PNS 2022, Sri Mulyani Habiskan Anggaran Rp34,3 Triliun

"Sri, gaji ke-13 dan THR sudah disiapkan uangnnya," kata Jokowi dalam meme tersebut.

"Sudah pak, pencairan didahulukan untuk pensiunan yang dah pikun dan cerewet/bawel biar gak nge-WA terus ke HP saya. Sebel banget..!" jawab Sri Mulyani dalam memenya.

Kemudian dalam foto kedua dengan angle foto yang sama antara Presiden Jokowi dan Sri Mulyani. Meme tersebut memuat pernyataan lucu lagi.

"Sri...Apakah uang THR harus bisa cair minggu ini," tanya Jokowi dalam meme di foto kedua.

"Sudah pak...Yang didahulukan orang Depok," jawab Sri Mulyani.

Baca Juga: Asyik! Usai THR, PNS Dapat Gaji ke-13 pada Juli 2022, Kantong Makin Tebal

Dari meme sindiran tersebut, Sri Mulyani mengatakan bahwa kebijakan THR dan gaji-13 telah disetujui Presiden Jokowi. Kepala Negara pun telah menandatangi Peraturan Pemerintah 16/2022.

Adapun isi dari aturan tersebut, THR 2022 diberikan kepada seluruh aparatur negara (termasuk TNI dan Polri) dan pensiunan, yang terdiri dari Aparatur Negara Pusat sekitar 1,8 juta Pegawai, Aparatur Negar Daerah ekitar 3,7 juta Pegawai dan Pensiunan sekitar 3,3 juta orang.

Kebijakan pemberian THR diatur dalam APBN TA 2022, dengan anggaran THR dan Gaji 13 sudah dialokasikan dalam anggaran Kementrian/Lembaga sebesar Rp10,3 triliun untuk ASN Pusat, TNI, dan Polri. Melalui DAU sekitar Rp15,0 Triliun untuk ASN Daerah (PNSD dan PPPK) dan dapat ditambahkan dari APBD TA 2022 sesuai kemampuan fiskal masing-masing Pemerintah Daerah dan sesuai ketentuan yang berlaku, serta Bendahara Umum Negara sekitar Rp9,0 Triliun untuk para pensiunan.

"THR dan Gaji-13 diberikan sebesar gaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji/pensiun pokok (tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum), dan 50% tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja.

Bagi Pemerintah Daerah, paling banyak 50% tambahan penghasilan dengan memperhatikan kemampuan kapasitas fiskal daerah," terang Sri Mulyani.

Adapun pencairan THR direncanakan dimulai pada periode H-10 (10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri). Sri Mulyani berharap THR ini dapat mendorong kegiatan ekonomi rakyat.

"Terimakasih atas dedikasi seluruh Aparatur Negara yang bekerja keras memberikan pelayanan rakyat selama pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini