Share

BI Beli Surat Berharga Negara Rp17,81 Triliun

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 19 April 2022 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 19 320 2581617 bi-beli-surat-berharga-negara-rp17-81-triliun-ukpH9pTcMg.jpg Bank Indonesia Beli SBN (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melanjutkan pembelian SBN di pasar perdana untuk pendanaan APBN 2022 dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp17,81 triliun hingga 14 April 2022.

"Ini melalui mekanisme lelang utama, greenshoe option, dan private placement. Pembelian SBN tersebut telah mempertimbangkan kondisi pasar SBN dan dampaknya terhadap likuiditas perekonomian," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo Perrydalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (19/4/2022).

Sementara itu, normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah secara bertahap sejalan dengan kemampuan perbankan dalam mengelola kecukupan likuiditas.

"Penyesuaian secara bertahap GWM Rupiah tahap I dan pemberian insentif GWM sejak 1 Maret 2022 tidak mengurangi kemampuan perbankan dalam penyaluran kredit/pembiayaan kepada dunia usaha dan partisipasi dalam pembelian SBN untuk pembiayaan APBN," katanya.

Pada Maret 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi mencapai 32,11%, meski lebih rendah dibandingkan AL/DPK bulan sebelumnya yang sebesar 32,72%, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 9,92% (yoy).

"Pada Maret 2022, likuiditas perekonomian juga tetap longgar, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 18,68% (yoy) dan 13,27% (yoy)," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini