Share

Realisasi Lifting Migas Kuartal I-2022 Tak Capai Target, Ini Biang Keroknya

Athika Rahma, Jurnalis · Jum'at 22 April 2022 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 320 2583430 realisasi-lifting-migas-kuartal-i-2022-tak-capai-target-ini-biang-keroknya-WnzJfdZZci.jpg Lifting Migas Tak Tercapai (Foto: Reuters)

JAKARTA - SKK Migas melaporkan, lifting minyak dan gas bumi (migas) pada kuartal I-2022 masih belum mencapai target.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, lifting minyak tercatat sebesar 611,7 ribu bopd dari target 703 ribu bopd atau setara dengan 87%. Untuk gas capaiannya yaitu 5.321 mmscfd dari target 5.800 mmscfd atau setara dengan 92%.

"Mostly terkendala karena entry point rendah karena dampak pandemi 2021, di sana kita lost 20 ribu bopd, dan mostly juga karena adanya unplanned shutdown," ujar Dwi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/4/2022).

 

Baca Juga: Pengakuan Bos SKK soal Lifting Migas 2021 Tak Capai Target

Secara rinci, Dwi mengungkapkan unplanned shutdown di lokasi proyek migas yang menjadi biang kerok belhm tercapainya target lifting.

Sejak akhir Maret 2021, proyek milik Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan penggantian GTU absorbed dan BP mengalami unplanned shutdown di train 1 dan 2. Kemudian, terjadi kebocoran pipa proyek milik PHE ONWJ dan GLC Belida milik MedcoEP Natuna mengalami tripped (error/fall).

Efek penurunan lifting migas terbesar terjadi ketika proyek milik PHR tersambar petir sehingga menurunkan lifting migas menjadi 616 ribu bopd dari 652 ribu bopd.

"Ditambah lagi EMCL sempat blackout karena ada sambungan kabelnya terbakar," kata Dwi.

Dwi menegaskan, pihaknya tengah mencari cara dan strategi terbaik agar unplanned shutdown ini bisa dicegah.

"Lawan kita yang paling utama adalah unplanned shutdown. Ini yang akan kita coba nanti bagaimana bisa menurunkan unplanned shutdown, so far kita sudah susun strateginya," ujar Dwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini