Share

Panic Buying! Warga Beijing Mulai Timbun Makanan

Tim Okezone, Okezone · Selasa 26 April 2022 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 320 2585484 panic-buying-warga-beijing-mulai-timbun-makanan-VmkvMYWrO9.JPG Warga Beijing timbun makanan. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Beijing dikabarkan tengah dalam keadaan siaga akibat Covid-19.

Bahkan, kota tersebut melakukan tes massal bagi penduduk dan menutup kawasan perumahan dan bisnis karena penyebaran Covid-19 pada Senin (25/4/2022).

Penduduk di Beijing pun mulai memborong makanan untuk kehidupan sehari-hari.

Melansir VOA Indonesia, ada 10 siswa sekolah menengah dinyatakan positif Covid-19 di Beijing.

 BACA JUGA:Vaksin Booster Cegah Keparahan Jika Terinfeksi Covid-19

Adapun pejabat kota setempat memilih meliburkan diri setelah melakukan tes Covid-19.

Diketahui, ada 14 kasus lokal baru yang dikonfirmasi dan lima kasus lokal baru tanpa gejala dalam 24 jam terakhir hingga tengah malam.

Sehingga, warga yang panik mulai memenuhi sejumlah pasar-pasar swalayan di pusat kota.

Mereka membli bahan pokok seperti beras, mie, sayuran dan produk lainnya.

Menurut pengakuan salah satu warga di sana bernama Zhang, dia memutuskan untuk stok sayuran, telur dan pangsit beku.

Dia merasa khawatir kalau suatu saat wabah tersebut kembali membesar hingga mengganggu mobilitas penduduk.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Kami khawatir jika layanan logistik terputus, pasokan tidak akan memenuhi permintaan kami," ujarnya.

Akhirnya, dia terpaksa stok bahan pokok yang bisa cukup untuk satu minggu ke depan.

Lalu, ada lagi seorang pria bernama Liang yang merupakan ayah dari satu putri berusia 2 tahun, mengatakan tak khawatir soal kondisi Beijing saat ini.

 BACA JUGA:Harga Minyak Mentah Naik Lagi akibat Covid-19 di China

Meski mengaku tak khawatir, dia tetap memilih untuk stok makanan di rumah.

"Saya tidak khawatir. Keluarga saya meminta saya untuk menyiapkan stok makanan lebih banyak, jadi saya lakukan saja karena kami punya anak," jelasnya.

Adapun untuk pembeli lainnya mengatakan bingung ingin stok apa di rumah.

Mereka memilih membeli bahan pangan yang mudah disimpan, sayuran, dan camilan untuk anak-anak.

Sebagai informasi, Beijing sudah memberlakukan tes massal kepada jutaan penduduknya.

Sejumlah pusat keramaian pun telah ditutup untuk antisipasi penyebaran lebih banyak.

Kemudian, penduduk di Chaoyang yang lebih dekat dengan sekolah itu diminta untuk tetap di rumah sampai hasil tes keluar.

Pihak berwenang pun telah menerapkan berbagai langkah dalam mencegah penyebaran kasus ini lebih besar lagi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini