JAKARTA - Ketua UKM IKM Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Ronald Wala mengatakan selain mengalokasikan APBN untuk belanja di dalam negeri, pemerintah juga dinilai perlu untuk memberikan pendampingan kepada UMKM.
Menurutnya, dana belanja yang cukup besar tersebut sangat disayangkan apabila tidak terserap secara penuh untuk UMKM.
"Belum tentu bisa diserap oleh UKM kita, karena suply chain kita juga tengah terkendala," ujar Ronald dalam Market Review IDX Channel, Rabu (27/4/2022).
BACA JUGA:UMKM Senang, Siap Dapat Rp400 Triliun dari Pemerintah
Selain itu, menurut Ronald saat ini dari sisi SDM dalam negeri juga masih perlu waktu untuk pembelajaran.
Sehingga, kapasitasnya bisa melebihi target yang ditentukan dan dapat terserap oleh pemerintah.
"Ini kami semua mengharapkan ini merupakan program jangka panjang, dan juga SDM nya, tahun depan akan menjadi pembelajaran yang baru sehingga penerapan bisa lebih efektif," jelasnya.
Dia berharap program ini tidak hanya sekedar melakukan transaksi saja, namun juga dapat berkelanjutan secara sistem maupun SDM-nya.
Salah satu caranya adalah memberikan pendampingan kepada UMKM tersebut.
BACA JUGA:Soroti Pengadaan Produk UMKM, Erick Thohir: Jangan Hanya Kontrak tapi Bayar!
"Kita feedback yang bagus, sehingga tahun depan bisa secara harga, kualitas dan kuantitas bisa terus tumbuh," ucapnya.
"Sedangkan untuk mereka yang belum tumbuh secara mandiri tentu dibutuhkan fasilitas seperti BUMD, koperasi, sehingga bisa bergotong royong memberikan suply yang bagus," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.