Share

Simak Ya, Ini Cara Kelola THR agar Tak Numpang Lewat

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Rabu 27 April 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 622 2586072 simak-ya-ini-cara-kelola-thr-agar-tak-numpang-lewat-AzfbhaKtlf.jpg Cara Kelola THR (Foto: Okezone)

JAKARTA - Siapa yang sudah dapat THR? THR nya masih utuh, tinggal sedikit, atau bahkan sudah habis? Terkadang semua orang memang suka gatal kalau tiba-tiba dapat uang ya. Inginnya langsung checkout semua barang belanjaan yang ada di keranjang.

Tapi alangkah baiknya THR yang Anda dapatkan bisa digunakan dengan baik. Jangan sebelum Lebaran malah sudah habis duluan. Mulai pikirkan untuk mengelola THR yang Anda dapat dengan baik.

Lalu bagaimana cara mengelola THR dengan tepat?

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary, menyatakan bahwa tips mengelola THR agar tidak jebol, yakni membuat catatan keuangan, utamakan kebutuhan, sisihkan untuk zakat dan sedekah gunakan untuk berinvestasi, gunakan untuk dana mudik; gunakan untuk membayar utang belanja untuk diri sendiri sesuai kemampuan.

“Sementara terkait literasi keuangan, Kominfo melakukan kolaborasi dengan OJK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan seluruh stakeholders lainnya untuk meningkatkan indeks literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program seperti kampanye, sosialisasi, dan turut serta dalam Bulan Inklusi Keuangan yang digelar pada bulan Oktober setiap tahunnya”, ujar Septriana di Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Sementara itu, Direktur Surat Utang Negara, Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, menjelaskan cara mengelola THR agar bisa di konsumsi lebih lama, yakni dengan lebih memperhitungkan pengeluaran berdasarkan prioritas penggunaannya sesuai kebutuhan, sisihkan untuk dana darurat dan upayakan untuk membayar utang jika ada. Sebaiknya gunakan uang THR sebaik-baiknya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

“Dalam piramida keuangan, kita harus mengutamakan keamanan keuangan terlebih dahulu, yaitu bahwa kita dapat mengelola penghasilan untuk dana darurat dan melunasi pinjaman konsumtif, serta asuransi," ungkapnya.

Setelah itu kita baru meningkat pada kenyamanan keuangan, seperti mempersiapkan dana hari tua/pensiun dan penghasilan pasif, serta distribusi kekayaaan (waris dan hibah)”, tambah Deni Ridwan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini