Share

Gandeng Jepang, Pembangkit Listrik di RI Bakal Pakai Energi Bersih

Antara, Jurnalis · Jum'at 29 April 2022 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 320 2587235 gandeng-jepang-pembangkit-listrik-di-ri-bakal-pakai-energi-bersih-Hwehb2AKX3.jpg Pembangkit Listrik di Indonesia Bakal Gunakan Energi Bersih. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) menggandeng perusahaan asal Jepang, IHI Corporation mengembangkan penelitian hydrogen dan amonia sebagai alternatif bahan bakar dekarbonisasi pada unit pembangkit berbahan bakar fosil.

Direktur Operasi 1 PT PJB, Yossy Noval mengatakan, latar belakang kerja sama itu sebagai penanda komitmen perusahaan dalam energi bersih di dunia.

Baca Juga: PLTP Sorik Marapi Dihentikan Usai Bikin Warga Keracunan Massal

Dia mengatakan, kerja sama ini merupakan rangkaian acara pada Asian Green Growth Partnership Ministerial Meeting yang dihelat Kementerian Ekonomi, Perdangangan dan Industri Jepang atau (Meti).

"PJB sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero) bersama METI memiliki kesamaan dalam akselerasi dekarbonisasi yang menggunakan teknologi alternatif seperti co-firing dan mono-firing," kata Yossy, dikutip dari Antara, Jakarta, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga: 5.200 PLTD Dikonversi ke EBT, Ini Keuntungannya

Menurutnya, PJB memiliki semangat untuk mencapai target emisi Net-Zero pada tahun 2060, dan penggunaan amonia sebagai bahan bakar dapat mendorong tercapainya energi yang lebih hijau, karena amonia NH3 tidak mengandung unsur karbon, sehingga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

"PT PJB telah mendorong energi bersih dan hijau melalui pengelolaan 13 PLTU yang sudah go live komersil co-firing dan 20 PLTU yang dalam tahap uji coba. Kerja sama dengan IHI akan menebalkan komitmen PT PJB dalam mengedepankan energi bersih terutama penggunaan ammonia yang mendukung program Net Zero Emission," katanya.

Sementara itu, IHI Jepang telah berhasil mengembangkan ammonia co-firing sebesar 20 persen dan melihat potensi penerapan teknologi yang sama pada PLTU yang dikelola oleh PJB.

"Oleh karena itu, PJB dan IHI sepakat melaksanakan studi kelayakan penggunaan ammonia co-firing dan mono-firing pada PLTU Gresik Unit 1-2 yang berkapasitas 2x100 MW dan menjadikannya sebagai proyek percontohan," katanya.

Sementara itu, Managing Executive Officer, President of Resources, Energy & Environment Business Area IHI Corporation, Koji Takeda berharap kerja sama dapat segera terealisasikan.

"Kami mendukung upaya PJB untuk terus mencari peluang pemanfaatan energi alternatif, melakukan komitmen dengan melakukan kajian dan riset bersama, serta mendorong berkembangnya teknologi tersebut. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terbangun," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini