JAKARTA - Menjelang lebaran ketupat khas Air Tanjung di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini kebanjiran pesanan dari para pelanggannya yang meningkat, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Ketupat yang rasanya gurih kenyal ini juga memiliki daya tahan hingga satu Minggu, karena saat merebus ketupatnya menggunakan air khusus dengan air asin dan hanya ada di kampung ini.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, beras untuk membuat ketupat ini meningkat menjadi delapan kwintal dari tahun lalu yang hanya 6 kwintal saja.
Ketupat khas Air Tanjung ini tidak hanya warga tasikmalaya saja yang melakukan pesanan, namun juga dipesan dari wilayah bandung dan Jakarta, yang datang langsung ke kampung Tanjung.
Kini menjelang lebaran para pengrajin kebanjiran pesanan ketupat khas Air Tanjung, meski harga kupat sendiri kini ada peningkatan dari sebelumnya dua puluh ribu rupiah perikat menjadi dua puluh lima ribu perikat, namun hal ini tidak membuat konsumen menurun malah sebaliknya.
Kini pesanan di lebaran sekarang meningkat dari tahun sebelumnya meski sedang pandemi covid-19, kupat yang dijual dengan harga dua puluh lima ribu per-ikat isi 5 biji.
Menjelang lebaran ketupat khas Air Tanjung di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini kebanjiran pesanan dari para pelanggannya yang meningkat, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Ketupat yang rasanya gurih kenyal ini juga memiliki daya tahan hingga satu Minggu, karena saat merebus ketupatnya menggunakan air khusus dengan air asin dan hanya ada di kampung ini.