Share

Biang Kerok Kemacetan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 02 Mei 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 320 2588535 biang-kerok-kemacetan-arus-mudik-lebaran-di-pelabuhan-merak-v8u3GhTofX.jpg Pemudik di Pelabuhan Merak (Foto: MPI)

JAKARTA - Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP (Angkatan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) Indonesia Ferry, Yusuf Hadi mengungkapkan kecepatan pelayanan yang ada di pelabuhan sangat dipengaruhi kedisiplinan para penumpang.

Seperti diketahui pada tahun 2022 ini masyarakat diperbolehkan untuk melakukan mudik lebaran. Namun dengan membawa beberapa persyaratan terkait penerapan protokol kesehatan karena dilakukan ditengah pandemi covid-19.

Menurut Yusuf jika masyarakat patuh dan sadar tentang persyaratan perjalanan dan sudah disiapkan sebelum melakukan perjalanan, maka proses pelayanan yang ada di pelabuhan juga akan cepat, sehingga tidak menimbulkan antrean yang panjang.

"Jadi syarat ini lah yang kita sampaikan kepada pengguna jasa, kita harapkan pengguna jasa bisa mematuhi, agar kelancaran dalam pelayanan bisa terselenggarakan," ujar Yusuf dalam Special Dialogue IDXChanel, Senin (2/5/2022).

Meski pemerintah memperbolehkan untuk melakukan mudik lebaran 2022, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.

Misalnya adalah mendapatkan suntikan vaksin dosis ke 3, jika belum maka harus melakukan tes covid 19. Sehingga jika pengguna jasa belum memenuhi persyaratan tersebut maka pihak pengelola berhak untuk melarang pengguna jasa.

"Ketika sampai di pelabuhan harus sudah dipastikan seluruh protokol kesehatan terkait pemenuhan syarat sudah terpenuhi agar tidak lagi berlama-lama dilakukan pemeriksaan," sambung Yusuf.

Terutama dalam pelaksanaan arus balik lebaran 2022 ini yang diprediksi ASDP akan terjadi peningkatan pengguna jasa. Hal tersebut disimpulkan dari pengamatan ASDP yang mencatat setiap musim mudik, jumlah yang mengikuti arus balik kerap lebih banyak jika dibandingkan arus mudik.

"Kemungkinan Arus balik ada penyebaran yang lebih lama daripada arus mudik, tapi tetap semua titik pelayanan kita pastikan untuk tidak kendur, dari tahun ke tahun kita lihat pergerakannya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini