Share

Korban Erupsi Gunung Merapi Dapat 'THR' Rumah pada Perayaan Lebaran

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 02 Mei 2022 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 470 2588346 korban-erupsi-gunung-merapi-dapat-thr-rumah-pada-perayaan-lebaran-arFUm2GT9W.jpg Korban Erupsi Gunung Merapi Dapat Hunian Tetap pada Perayaan Lebaran. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan 300 rumah dari target 1.951 unit yang diberikan kepada korban erupsi Gunung Merapi.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, sebagian masyarakat yang saat ini direlokasi karena terdampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu sudah bisa menikmati Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya di rumah atau Huntap tersebut.

Baca Juga: Gunung Merapi Meletus, 253 Warga Mengungsi Hindari Awan Panas dan Abu Vulkanik

"Kami terus mempercepat proses pembangunan di lapangan khususnya, agar Huntap ini bisa segera dihuni dengan berbagai fasilitas pendukungnya," kata Iwan, Senin (2/5/2022).

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV Kementerian PUPR Sultan Sidik Nasution menjelaskan, progres total untuk pembangunan Huntap hingga saat ini sudah mencapai 89%.

Baca Juga: Gunung Merapi Muntahkan Guguran Awan Panas, Jarak Luncur hingga 2.700 Meter

"Dari target pembangunan 1.951 rumah seluruhnya telah tertangani dan 1.825 rumah diantaranya sudah tertutup atap. Sebanyak 444 rumah sudah selesai 100% dan 300 unit diantaranya siap huni oleh masyarakat," sambung Sidik.

Selain itu Sidik menambahkan juga terdapat 130 unit rumah diantaranya telah diberikan bantuan meubelair lengkap dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pada tanggal 27 April 2022 lalu bantuan tersebut diserahkan simbolis oleh Gubernur Jatim kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.

"Huntap ini merupakan bagian dari upaya pemindahan secara bertahap masyarakat terdampak bencana. Kami harap masyarakat bisa merawat Huntap ini dengan baik," pungkas Sidik.

Sebagai informasi huntap ini dibangun dengan tipe 36 di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Pembangunan huntap menggunakan teknologi rumah instan sederhana (RISHA).

RISHA adalah teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya.

Huntap di Lumajang ini dibangun sebanyak 1.951 unit senilai Rp350,55 miliar dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini