JAKARTA - Harga tembaga dunia mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (6/5/2022). Patokan tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) turun -0,4% di USD9.455,50 per ton sejak pukul 9 pagi tadi, dan sempat menyentuh level terendah 4 bulan terakhir pada Rabu kemarin (4/5/2022).
Sementara harga tembaga berjangka kontrak Juni di Shanghai Futures Exchange tertekan -1,3% di CNY72.100.
Sentimen yang mempengaruhi komoditas tembaga adalah kenaikan dolar Amerika Serikat yang menembus level tertinggi 20 tahun terakhir.
BACA JUGA:Harta Karun RI Numpuk di NTB, Ada Emas hingga Tembaga
Nilai dolar yang lebih kuat membuat harga logam menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan valuta asing tersebut.
Sayangnya, penurunya harga hari ini terjadi berkat kekhawatiran pasar terhadap laju suku bunga di AS, yang membuat aset berisiko seperti pasar komoditas menjadi terancam.