Share

5 Fakta Warga Wadas Jadi Miliarder Dadakan, Ingin Beli Mobil hingga Sawah

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 320 2590024 5-fakta-warga-wadas-jadi-miliarder-dadakan-ingin-beli-mobil-hingga-sawah-lLmIHLHwGr.JPG Fakta warga Wadas jadi miliarder. (Foto: INews)

JAKARTA - Warga di Desa Wadas, Kecamatan Bener di Kabupaten Purworejo di Balai Desa Cacaban Kidul menjadi perbincangan netizen usai mendadak jadi miliarder.

Diketahui, para warga Wadas itu mendapat uang ganti kerugian dan pelepasan hak atas tanah untuk kepentingan umum.

 BACA JUGA:8 Fakta Menarik Warga Wadas Jadi Miliarder Dadakan, Nomor 1 Dapat Rp335 Miliar

Dirangkum Okezone, Senin (9/5/2022), ini fakta soal warga Wadas yang menjadi miliarder:

1. Pengakuan Warga

Seorang warga bernama Sugiyarto menjadi salah satu yang diberi uang ganti rugi oleh pemerintah sebesar Rp7 miliar.

"Rencana saya mau beli tanah sawit di Kalimantan. Mau beli mobil juga buat usaha dan sedekah," katanya.

Dia mengungkapkan memiliki lahan miliknya seluas 3.449 meter persegi.

Dalam lahannya itu dia tanami pohon durian dan sengon juga dihitung sehingga menambah banyak perhitungan ganti untung miliknya.

Dia juga mengaku bahagia dan menyebut pembayaran tanah itu sangat menguntungkan.

"Ya rezeki kayak gini. Seneng banget. Senanglah. Kalau tanah dijual paling berapa. Ini tiba-tiba sampai untung sekian. Melebihi. Ini untung, enggak rugilah," ungkapnya.

2. Pembangunan Bendungan

Diketahui, lahan warga tersebut akan dibuat bahan pembangunan kuari Bendungan Bener.

Adapun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) berterima kasih kepada warga yang merelakan tanahnya.

"Jadi enggak ada yang istilahnya tanahnya diambil, terus tidak dibayar, itu tidak ada," ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak, Dwi Purwantoro.

3. Uang Ganti Rugi Capai Rp335 Miliar

Untuk uang ganti rugi ke warga ternyata mencapai Rp335 miliar.

Di mana pembagian uang ganti untung ini diberikan kepada 233 warga pada 27-28 April 2022

Dwi mengatakan pembayaran yang dilakukan dua hari itu totalnya untuk 296 bidang.

"Total nilainya kurang lebih Rp335 miliar. Total luasan yang hari ini kita bayarkan di Desa Wadas 46,6 hektar," ucapnya.

4. 163 Bidang Tanah

Berdasarkan data dari Kementerian ATR/BPN, sebanyak 163 bidang tanah masyarakat sudah selesai diukur dan saat ini sedang dalam masa waktu tunggu 14 hari kerja untuk pemenuhan persyaratan.

Sehingga, pemilik 163 bidang tanah ini dipastikan akan segera menerima pembayaran ganti rugi sebelum lebaran. Sementara itu, 136 bidang tanah lainnya juga dalam proses pemenuhan persyaratan.

Lalu, kementerian juga menunjukkan terdapat setidaknya 176 bidang tanah di Desa Wadas yang proses pembebasannya masih terhambat masalah hukum.

Sebelumnya, Moeldoko akan menugaskan tim hukum KSP untuk turut memonitor proses percepatannya di Mahkamah Agung.

 BACA JUGA: Lurah Desa Wadas: Terima Kasih TNI-Polri Bantuan 300 Jamban dan Sumur Bor

5. Warga Ingin Beli Sawah

Warga lainnya bernama Rodhiyah menerima uang ganti sebesar Rp2 miliar.

Dia pun menyebut akan membeli sawah dari uang tersebut.

"Rencana mau buat beli sawah. Sudah ada yang menawarkan. Cuma saya belum karena belum ada uang, kan (sebelum menerima uang ganti)," cetusnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini