Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KAI Angkut 145.899 Pemudik di H+5 Lebaran

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Senin, 09 Mei 2022 |08:49 WIB
KAI Angkut 145.899 Pemudik di H+5 Lebaran
Arus balik Lebaran 2022 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mencatat jumlah pemudik Kereta Api keberangkatan 7 Mei 2022 sebanyak 157.070 orang dengan okupansi 123%.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan sementara untuk hari terakhir arus mudik balik lebaran idul fitri telah mencatat sebanyak 145.899 pelanggan dengan okupansi 113% dengan tujuan Kereta Api jarak jauh ke berbagai tujuan daerah.

“Untuk keberangkatan hari kemarin yakni 8 Mei 2022 atau H+6 Lebaran, berdasarkan data pukul 07.00 terdapat sebanyak 145.899 pelanggan dengan okupansi 113%,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Senin (9/5/2022).

KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 sampai H+10 Lebaran atau 22 April sampai 13 Mei 2022.

“Sampai dengan 8 Mei, KAI telah menjual 2.325.247 tiket KA Jarak Jauh atau 87% dari total tiket yang disediakan,” tambahnya.

Adapun untuk periode H-10 sampai H+4 atau 7 Mei, KAI telah melayani 1.834.533 pelanggan atau rata-rata 114.658 pelanggan per hari dengan rata-rata okupansi sebesar 94%.

“Puncak arus balik pada Angkutan Lebaran ini adalah keberangkatan 4 dan 5 Mei, atau H+1 dan H+2 dengan rute favorit Jakarta-Bandung pp, Jakarta-Semarang pp, Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Surabaya pp, dan lainnya,” pungkasnya.

Sebagai catatan, tiket Kereta Api Jarak Jauh saat ini masih tersedia bagi yang akan mudik atau melakukan perjalanan pada periode 9 sampai 13 Mei 2022 sebanyak rata-rata 53.921 tiket per hari atau 44% dari kapasitas yang disediakan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement